Inilah Faktor Yang Menyebabkan Kulit Jadi Kusam

Inilah Faktor Yang Menyebabkan Kulit Jadi Kusam

Memiliki kulit kusam tentunya sangat tidak di inginkan oleh semua orang, terutama wanita yang sangat memperhatikan sekali masalah penampilan terutama di bagian wajah. Percaya atau tidak, memiliki kulit yang kusam dapat mengganggu bahkan memperburuk penampilan. Akibatnya kita pun akan merasa minder atau kurang percaya diri dalam bergaul atau tampil dihadapan banyak orang dalam keramaian. Wajah yang kusam akan tampak lebih tua, terlihat seperti wajah tidak pernah mendapatkan perawatan.

Inilah Faktor Yang Menyebabkan Kulit Jadi Kusam

Ada banyak faktor yang menyebabkan kulit jadi kusam, diantaranya :

Tidak Pernah atau Kurang Melakukan Eksfoliasi (Pengelupasan)

Mencuci muka dua kali sehari mungkin dirasa cukup untuk melindungi kulit. Namun, ada satu langkah penting yang harus ditambahkan, yaitu eksfoliasi atau pengelupasan. Berdasarkan penelitian seorang dermatologis di Wexler Dermatology, Dr Kenneth Howe, penyebab paling umum dari kulit kusam adalah kekeringan. Kulit kering harus mengelupas, sehingga menghasilkan kulit yang segar dan cerah. Eksfoliasi juga dapat membuat kulit menyerap lebih baik produk yang diaplikasikan kepadanya.

Baca Juga : Dampak Air Panas dan Dingin Terhadap Kulit

Kurang Kelembapan

Setelah melakukan eksfoliasi atau pengelupasan, maka kulit baru akan memerlukan kelembapan. Proses ini terjadi pada lapisan mikroskopis, lapisan yang biasanya mengalami keretakan atau kusam. Beberapa ahli kulit menyarankan untuk memakai pelembap dengan bahan-bahan seperti ceramides. Ceramides dapat membantu memperbaiki fungsi kulit, meningkatkan kadar air, dan asam hyaluronic, yang dapat menyebarkan air ke jaringan di sekitarnya.

Kurang Minum Air

Dehidrasi bisa mempengaruhi kulit, karena dapat menurunkan volume aliran darah ke kulit, yang mana hal itu akan membuat anda terlihat pucat dan sakit-sakitan. Dehidrasi juga merupakan masalah kulit jangka panjang, yang membuat kulit kehilangan asupan air yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil kulit sehat abadi.

Stres

Stres menyebabkan peningkatan kortisol, yang mempengaruhi aliran darah ke kulit dan memperbaiki kulit. Rasa marah, frustasi, kecewa, apapun bentuknya, hal itu dapat menjadi pembatas antara anda dan kulit bersinar yang diinginkan.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Kurang Tidur

Tidur merupakan saat di mana sel kulit memperbaiki diri dan regenerasi. Jika kurang tidur, sel kulit tidak dapat tampil optimal. Hal ini dapat menyebabkan perubahan peredaran darah, seperti lingkaran mata menjadi gelap, kulit pucat, kering, bersisik, dan perubahan produksi minyak, serta pengelupasan kulit.

Lingkungan Yang Kotor

Lingkungan yang kotor, seperti polusi udara dan paparan sinar matahari dapat menyebabkan kerusakan pada kulit yang tidak terlindungi. Selain itu, kelembaban udara yang rendah dan angin juga merupakan masalah bagi kulit. Jika anda hidup di daerah dengan tingkat asap yang tinggi, beberapa latihan olahraga dapat melawan efek dari lingkungan tersebut.

Merokok

Masalah kulit yang disebabkan oleh rokok dapat terjadi dalam jangka panjang dan jangka pendek. Zat karsinogenik dalam rokok sangat merugikan integritas dan struktur kulit. Selain itu, merokok juga dapat menyebabkan kerusakan kolagen, membuat kulit tampak pucat, dan keriput.

Baca Juga : Inilah Beberapa Faktor Penyebab Kulit Kering

Make-Up Yang Salah

Make-Up yang menyebabkan kulit semakin kering adalah salah satu penyebab kulit kusam. Selain itu, anda juga dianjurkan untuk tidak menggunakan cairan pembersih wajah yang mengandung alkohol. Cobalah untuk mencari cairan pembersih wajah yang dapat menghapus riasan dan melembabkan wajah di waktu bersamaan.

Kurang Mengkonsumsi Makanan Sehat

Apa yang anda konsumsi akan tercermin melalui kulit. Jika tujuannya adalah menghasilkan kulit bersinar, jauhilah makanan asin dan gorengan. Makanan tersebut meningkatkan pembengkakan jaringan melalui retensi cairan. Beberapa ahli diet menyarankan untuk mengkonsumsi makanan dengan bahan-bahan yang tinggi gula dan lemak, antioksida, protein berkualitas tinggi, asam lemak esensial, dan tanpa serat. Banyak makanan yang dapat menyenangkan perut sekaligus kulit Anda, beberapa di antaranya adalah blueberry, cranberry, dan kacang merah. Sedangkan alpukat, kenari, jeruk, dan kiwi dapat meningkatkan pertumbuhan kolagen.

Itulah beberapa faktor yang dapat menyebabkan kulit kusam. Semoga informasinya dapat bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan, aamiin…

Sumber: www.lifestyle.liputan6.com

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Dampak Air Panas dan Dingin Terhadap Kulit

Dampak Air Panas dan Dingin Terhadap Kulit

Sekilas pemilihan air yang akan dihunakan untuk mandi tidak menjadi masalah terhadap kesehatan kulit. Namun ternyata, air atau lebih tepatnya itu suhu air memiliki pengaruh atau dampak pada kesehatan kulit saat kita menggunakannya untuk mandi. Air dengan suhu ruangan merupakan pilihan terbaik untuk penggunaan sehari-hari, namun itu bukan berarti air panas dan air dingin tidak bermanfaat untuk kulit. Simaklah ulasannya berikut ini !

Dampak Air Panas dan Dingin Terhadap Kulit

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

1. Penggunaan Air Panas Untuk Kulit dan Tubuh

Saat tengah merasa letih, penggunaan air panas untuk mandi umumnya menjadi pilihan. Mandi dengan air panas akan menimbulkan rasa relaks/tenang, karena terjadinya vasodilatasi (pelebaran) pembuluh darah pada kulit. Hal itu tentu membawa manfaat apabila dilakukan sesekali. Namun, penggunaan air panas secara rutin untuk kulit tidak dianjurkan, karena dapat menghilangkan minyak alami yang ada di permukaan kulit. Akibatnya, kulit akan terasa kering, kasar, dan gatal. Selain itu, penggunaan air panas dapat merangsang pelebaran pembuluh darah kulit sehingga kulit yang tengah mengalami peradangan akan tampak lebih merah.

2. Penggunaan Air Dingin Untuk Kulit dan Tubuh

Anda mungkin sering mendengar bahwa penggunaan air dingin dapat mengecilkan pori-pori kulit. Dan ternyata hal itu tidak sepenuhnya benar. Pori-pori akan membesar jika di dalamnya terjadi sumbatan, misalnya komedo. Sebaliknya, pori-pori umumnya tidak tampak apabila regenerasi sel kulit di dalamnya teratur. Namun, penggunaan air dingin memang dapat menyebabkan vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah pada kulit, sehingga kemerahan pada kulit akan berkurang dan sensasi rasa kencang sesudahnya akan timbul. Penggunaan air dingin baik dilakukan terutama bila kulit sedang meradang.

Baca Juga : Inilah Beberapa Faktor Penyebab Kulit Kering

3. Penggunaan Air Suhu Ruangan Untuk Kulit

Untuk merawat kulit dengan baik, gunakanlah air dengan suhu ruangan sesering mungkin. Dan jika anda terbiasa menggunakan air panas, mulailah untuk mengganti dengan air hangat kuku lalu secara bertahap menjadi air dengan suhu ruangan. Jangan lupa, untuk selalu menggunakan sabun ringan dengan PH yang seimbang saat membersihkan kulit, disertai dengan penggunaan pelembab secara teratur.

Itulah Dampak Air Panas dan Dingin Terhadap Kulit dan kesehatannya. Jadi, mulai sekarang anda sudah tahu mana yang lebih bagus untuk kulit. Semoga informasinya dapat bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan, aamiin…

Sumber: www.imperialleather.co.id

Baca Juga : Tips Menghilangkan Sel Kulit Mati Pada Wajah

Inilah Beberapa Faktor Penyebab Kulit Kering

Inilah Beberapa Faktor Penyebab Kulit Kering

Jenis kulit umumnya dibedakan menjadi kulit normal, berminyak, kering, dan sensitif. Sebagian orang juga memiliki kombinasi jenis kulit pada area tubuh yang berbeda. Jenis kulit juga bisa berubah seiring dengan bertambahnya usia, perubahan lingkungan tempat tinggal, pergantian cuaca, dan atau pengaruh penyakit. Dan pada kesempatan ini kami akan membahas beberapa faktor yang menyebabkan kulit kering !

Inilah Beberapa Faktor Penyebab Kulit Kering

Kulit kering adalah kondisi kulit di mana terdapat kekurangan cairan di lapisan terluar kulit. Bagian tubuh yang terbuka, seperti lengan, tangan, dan kaki adalah area yang paling rentan mengalami gangguan ini. Dalam dunia medis, kulit kering disebut dengan xerosis atau xeroderma. Kondisi ini bisa dialami siapa saja tanpa memandang jenis kelamin, bergantung pada kondisi kesehatan, tempat tinggal, lama waktu di ruangan terbuka, serta usia. Orang-orang lanjut usia lebih rentan mengalami kulit kering.

Baca Juga : Tips Menghilangkan Sel Kulit Mati Pada Wajah

Pada beberapa orang, kulit kering dialami sepanjang hidup mereka. Namun bagi beberapa orang lainnya hanya mengalami sementara pada waktu-waktu tertentu pada kondisi-kondisi yang telah disebutkan di atas. Gejala kulit kering yang sering muncul adalah permukaan kulit yang terasa dan terlihat kasar. Selain itu, pemilik kulit kering akan mendapati kulitnya terasa kencang atau kaku saat mandi, setelah mandi, atau saat berenang. Kemerahan dan rasa gatal juga biasa muncul. Gejala lain yang sering muncul adalah terdapat retakan atau garis-garis halus pada kulit. Kulit juga kemungkinan akan memiliki sisik dan atau mengelupas. Dalam kondisi yang lebih parah, terdapat retakan yang dalam dan mungkin mengeluarkan darah.

Dan berikut ini adalah beberapa faktor penyebab kulit kering, antara lain :

1. Udara Kering

Faktor utama penyebab kulit kering dan bersisik adalah udara kering, kondisi alam yang memang tidak bisa dikendalikan manusia. Udara kering merupakan kondisi di mana suhu udara cukup rendah disertai dengan intensitas angin yang sangat tinggi. Bila orang terlalu lama bekerja di luar rumah atau kantor, maka berpotensi memiliki kulit kering. Sebab, keadaan tersebut secara langsung akan mengurangi kadar kelembaban pada kulit. Padahal kulit membutuhkan sekitar 60% kelembaban agar tetap segar.

Jika anda menghadapi udara kering, cobalah sesedikit mungkin mengurangi kegiatan di luar ruangan. Namun, jika anda memang harus melakukan kegiatan di luar ruangan karena tuntutan pekerjaan atau karena alasan lainnya, maka sebaiknya kenakanlah baju dengan lengan panjang atau jaket. Mengenakan masker pelindung juga penting untuk menjaga wajah tetap lembab dan tidak terkikis selama berada di bawah teriknya matahari.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

2. Air Panas

Air panas memang sangat baik untuk terapi. Akan tetapi, air panas juga tidak baik untuk kelembaban kulit, karena ternyata dapat menghilangkan minyak alami yang ada di dalam tubuh. Akibatnya, kulit jadi kering dan cepat terkikis. Penggunaan air panas yang tidak higienis juga menyebabkan efek gatal-gatal. Bila dibiarkan terlalu lama, bisa menjadi penyakit kulit yang serius. Oleh karena itu, dianjurkan untuk tidak memakai air hangat ketika mandi. Namun, jika sudah terbiasa menggunakannya, sebaiknya, tidak mandi lebih dari 10 menit. Setelah selesai mandi, langsung keringkan tubuh dengan handuk supaya air tersebut tidak banyak membuang minyak pada tubuh. Begitupun pada saat menggunakan air hangat dalam perawatan wajah. Hindari pemakaian air panas untuk menjaga kelembaban wajah.

3. Sabun

Sabun juga merupakan salah satu penyebab kulit kering dan kusam. Namun, tidak semua jenis sabun berpotensi demikian. Sabun yang dimaksud hanyalah sabun yang mengandung bahan parfum. Aroma parfum yang terdapat di dalamnya memang menjaga tubuh tetap wangi selama beraktivitas. Namun, itu justru akan merusak jaringan kulit yang sehat. Anda bisa memilih sabun bayi sebagai pilihannya, karena sabun tersebut khusus diciptakan untuk perawatan kulit bayi yang masih rentan penyakit dan butuh kandungan nutrisi dan mineral dari luar.

Baca Juga : Awas, Merkuri Pada Pemutih Kulit Berbahaya!!!

4. Pakaian

Pakaian juga merupakan salah satu faktor penyebab kulit kering dan bersisik. Pakaian yang yang terlalu ketat adalah yang menyebabkan kulit kering. Pasalnya, pakaian yang terlalu ketat secara langsung akan menggesek kulit anda dalam beberapa waktu. Jika sering digunakan, maka justru akan membahayakan kesehatan kulit. Seorang dokter pun mengatakan bahwa kita perlu mengganti pakaian yang cukup ketat dengan pakaian yang pas atau longgar sedikit. Selain enak dipandang, pakaian tersebut mampu menjaga tubuh dari kemungkinan kulit yang menjadi kering dan bahkan bersisik.

5. Kondisi Medis

Selain faktor alam dan juga gaya hidup, kulit kering juga bisa disebabkan oleh kondisi medis. Misalnya penyakit eksim, yang dapat menyebabkan kulit lebih kering dan kasar. Hal tersebut merupakan kondisi kesehatan seseorang yang tidak bisa dihindari, tapi bisa diobati

6. Obat-Obatan

Beberapa obat memang dapat menyebabkan kulit kering, kusam, bahkan gatal-gatal. Bahkan beberapa diantaranya dapat menimbulkan masalah kulit yang lebih serius. Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam memilih obat. Agar lebih aman, anda bisa memilih obat herbal sebagai pilihan untuk mengatasi masalah kesehatan atau penyakit.

Itulah beberapa faktor penyebab kulit kering. Semoga informasi yang kami berikan dapat bermanfaat, aamiin…

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Tips Menghilangkan Sel Kulit Mati Pada Wajah

Mengangkat Sel Kulit Mati Pada Wajah

Sel kulit mati pada wajah memang sangat mengganggu penampilan, namun Tips Menghilangkan Sel Kulit Mati Pada Wajah berikut ini bisa menjadi solusi buat anda, untuk mengatasi masalah sel kulit mati yang ada pada wajah !

Tips Menghilangkan Sel Kulit Mati Pada Wajah

Setiap malam pada saat kita tidur, sel-sel tubuh melakukan regenerasi. Setiap sel yang sudah rusak dan mati akan diganti dengan sel-sel baru yang lebih baik. Pergantian tersebut juga terjadi pada sel-sel kulit wajah. Itulah mengapa kualitas tidur malam sangat mempengaruhi kulit, termasuk kulit wajah. Tapi, sel-sel kulit wajah yang sudah mati tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Biasanya sel-sel tersebut akan mengelupas dan meluruh, walaupun perlahan, karena tergantung pada kebersihan kulitnya. Kalau pada saat tidur kondisi kulit wajah belum dibersihkan, maka sel-sel kulit tidak bisa berkembang dan berganti, akibatnya kulit wajah jadi kusam. Maka dari itu, biasakan merawat kulit wajah sejak dini.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Nah, untuk menjaga kulit dan membantu pengelupasan sel kulit mati, maka ada baiknya melakukan pengelupasan kulit mati secara rutin atau dikenal dengan istilah eksfoliasi, misalnya setiap seminggu sekali. Cara tersebut akan membantu kulit agar tetap tampak cerah dan lembut. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sel kulit mati pada wajah. Dan berikut ini adalah tips mudah yang bisa dilakukan untuk menghilangkan sel kulit mati, diantaranya :

1. Gunakan Pelembab Setelah Mencuci Wajah

Walaupun terlihat simpel, banyak orang yang sering lupa memakai pelembab setelah mencuci wajah. Pelembab sangat penting untuk menghapus sel-sel kulit mati dan membuat kulit menjadi lebih lembut. Cucilah wajah dengan air hangat sehingga kandungan pelembab bisa lebih mudah masuk ke wajah.

2. Gunakan Kapas Saat Membersihkan Wajah

Kapas ternyata bisa membantu mengangkat sel-sel kulit mati pada wajah. Bahannya yang tipis membuat toner lebih mudah masuk ke dalam kulit wajah. Penggunaan kapas bisa membuat anda lebih mudah membersihkan wajah secara menyeluruh. Tidak ada lagi, sisa-sisa kulit mati pada wajah. Kulit juga akan terasa lebih lembut dan kenyal bila selesai membersihkan wajah dengan kapas.

Baca Juga : Awas, Merkuri Pada Pemutih Kulit Berbahaya!!!

3. Gunakan Jeruk Nipis Sebagai Pembersih Wajah

Jeruk nipis sudah lama dikenal sebagai salah satu bahan alami yang sering digunakan untuk perawatan wajah. Apalagi untuk orang yang berusia 50 tahunan sangat disarankan menggunakan jeruk nipis untuk mengangkat sel-sel kulit yang sudah mati pada wajah. Caranya sangat mudah, yaitu ambil 1 buah jeruk nipis, kemudian potong menjadi dua bagian, lalu oleskan dan gosok secara perlahan pada kulit anda. Setelah itu, bilas dengan air hangat dan keringkan dengan handuk halus.

4. Gunakan Garam Laut Sebagai Scrub

Mungkin terdengar lucu, namun siapa sangka, selain sebagai penyedap masakan, garam juga ternyata memiliki manfaat terhadap kecantikan. Kandungan dalam garam berfungsi untuk memperbaiki sel-sel kulit mati dan menghaluskan kulit. Untuk membersihkan sel-sel kulit mati, gunakanlah garam sebagai scrub. Caranya, campurkan garam dengan sedikit minyak zaitun, kemudian oleskan pada wajah, lalu usap dan gosok secara perlahan pada bagian wajah yang terlihat kusam dan kering. Lakukan minimal 1x sehari secara rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal.

5. Gunakan Madu Sebagai Masker

Madu memang sudah dikenal sejak lama memiliki segudang manfaat. Kandungan dalam madu memiliki formula sebagai antiseptik, antibakteri, antijamur, serta antioksidan tinggi yang dapat memperbaiki sel-sel kulit mati. Cara membuatnya masker madu adalah, ambil beberapa sendok madu, lalu oleskan pada wajah sebagai masker, diamkan selama beberapa menit, dan selanjutnya basuh dengan air hangat serta bersihkan dengan handuk halus.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

6. Gunakan Gula Pasir Sebagai Scrub

Selain garam laut, gula pasir juga dapat digunakan sebagai scrub alami. Gula pasir mampu mengangkat sel kulit mati serta membuat wajah nampak bercahaya. Cara pembuatannya sangat mudah, yaitu ambil gula pasir secukupnya, lalu tambahkan minyak zaitun dan gel lidah buaya atau madu. Campurkan ketiga bahan alami tersebut hingga merata. Selanjutnya ramuan tersebut oleskan pada wajah, lalu usapkan perlahan secara melingkar. Biarkan beberapa menit dan setelah itu bilaslah menggunakan air hangat, lalu keringkan dengan handuk yang lembut.

7. Gunakan Gandum Sebagai Scrub

Selain bagus untuk diet, gandum juga sangat cocok bagi anda yang memiliki kulit sensitif. Cara membuat scrub gandum sangat mudah. Ambillah gandum, kemudian campurkan dengan minyak zaitun dan sedikit sari apel. Gunakan pada wajah secara perlahan, lalu gerakan memutar agar sel kulit mati terangkat. Bahan ini memang akan terasa sedikit lengket. Namun anda cukup menunggu 5-10 menit saja, setelah itu bilas dengan air hangat dan keringkan dengan handuk yang lembut.

8. Gunakan Teh Hijau Sebagai Scrub

Kandungan alami dalam teh hijau memiliki antioksidan yang cukup tinggi untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan membuat kulit lebih halus. Caranya, ambil bubuk teh hijau secukupnya, lalu campurkan dengan minyak zaitun atau madu. Selanjutnya oleskan perlahan pada wajah, dan gosok secara perlahan. Hasilnya kulit akan lebih berseri dan lebih sehat.

Itulah Tips Menghilangkan Sel Kulit Mati Pada Wajah yang bisa anda lakukan dengan mudah, dengan menggunakan bahan-bahan yang juga mudah didapatkan. Anda tidak perlu melakukan semuanya, cukup pilih salah satunya yang paling mudah dan cocok degan anda.

Semoga informasinya dapat bermanfaat, aamiin…

Baca Juga : Jenis-Jenis Penyakit Kulit Yang Menyerang Anak

Awas, Merkuri Pada Pemutih Kulit Berbahaya!!!

Hati-Hati Bahan Merkuri Pada Pemutih Kulit

Awas, Merkuri Pada Pemutih Kulit Berbahaya!!! Berhati-hatilah dalam memilih pemutih kulit yang ingin anda gunakan ! Salah-salah bukannya mendapatkan kulit putih dan bersih justru malah kerusakan yang menimpa kulit anda.

Awas, Merkuri Pada Pemutih Kulit Berbahaya!!!

Hampir setiap wanita pasti menginginkan memiliki kulit putih dan bersih. Maka pemutih kulit pun tak ayal menjadi solusi untuk mewujudkan keinginannya. Berbagai produk pemutih kulit pun bermunculan dan beredar luas di pasaran dengan embel-embel ampuh memutihkan kulit. Namun tak jarang banyak produsen yang menggunakan bahan berbahaya dalam pembuatan produk pemutihnya. Salah satunya adalah merkuri yang memiliki efek berbahaya bagi kesehatan. Merkuri sering ditemukan dalam sabun, krim pemutih dan sebagai pengawet produk kosmetik, terutama untuk produk maskara dan pembersih rias mata. Merkuri sangat populer dalam produk pemutih kulit, karena kemampuannya menghambat pembentukan melanin sehingga kulit tampak lebih cerah dalam waktu singkat. Padahal di balik hal itu, merkuri justru sangat berbahaya untuk kesehatan.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Dan berikut ini adalah beberapa organ tubuh yang dapat terkena efek buruk dari merkuri, antara lain :

  • Kulit.
  • Saluran pencernaan.
  • Sistem saraf.
  • Ginjal.
  • Otak.
  • Jantung.
  • Paru-paru.
  • Sistem kekebalan tubuh.

Sementara berikut ini adalah tanda-tanda yang menunjukkan keracunan merkuri, antara lain :

  • Insomnia.
  • Sakit kepala.
  • Fungsi kognitif dan daya ingat menurun.
  • Mengalami tremor.
  • Gangguan sensori. Termasuk kemampuan melihat, mendengar, dan berbicara.
  • Menurunnya kemampuan indra peraba.
  • Menurunnya fungsi koordinasi tubuh.
  • Mengalami gagal ginjal.

Nah, maka dari itu berhati-hatilah dalam memilih produk pemutih. Jangan memilih produk pemutih yang mengandung merkuri, karena seperti telah disebutkan di atas bahayanya yang akan ditimbulkan terhadap kesehatan. Dan perlu anda ketahui juga bahwa di Indonesia, penggunaan merkuri pada produk pemutih atau produk-produk lainnya sudah dilarang berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1175/Menkes/Per/VIII/2010 Tahun 2010 tentang Izin Produksi Kosmetika. Kemudian, diperjelas dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Nomor HK.03.1.23.08.11.07517 Tahun 2011 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetik.

Awas, Merkuri Pada Pemutih Kulit Berbahaya!!! Jadi, bijaklah dalam memilih produk pemutih. Lihatlah terlebih dahulu bahan-bahan yang digunakannya. Jika mengandung merkuri atau bahan lainnya yang berbahaya seperti hidrokinon. Pilihlah pemutih yang mengandung bahan yang aman seperti kojic acid, arbutin, serta ekstrak buah-buahan.

Semoga informasinya dapat bermanfaat, aamiin…

Baca Juga : Jenis-Jenis Penyakit Kulit Yang Menyerang Anak

Jenis-Jenis Penyakit Kulit Yang Menyerang Anak

Jenis-Jenis Penyakit Kulit Yang Menyerang Anak

Penyakit kulit merupakan penyakit yang sangat sering kita temukan. Ada banyak jenis penyakit kulit, dan penyakit kulit ini juga bisa diderita oleh siapa saja, baik itu orang dewasa ataupun anak-anak. Selain itu, anak-anak yang terutama masih bayi atau balita cenderung terserang penyakit kulit, karena kebiasaan sehari-hari mereka memakai popok. Kemudian selain itu, beberapa masalah kulit lainnya juga berisiko diderita oleh anak-anak akibat bersentuhan dengan anak lain yang sudah menderita penyakit kulit oleh karena kuman atau bakteri tertentu. Selain itu, ada juga penyakit kulit yang bersifat keturunan dan jenis ini biasanya permanen.

Jenis-Jenis Penyakit Kulit Yang Menyerang Anak

Ada beberapa penyakit kulit yang sangat sering ditemukan pada anak-anak, diantaranya :

Ruam Popok (Diaper Dermatitis)

Ruam popok atau peradangan pada daerah yang tertutup oleh popok seperti bokong, dubur, serta alat kelamin. Penyakit ini ditengarai akibat kulit yang terlalu lama bersentuhan dengan air kencing dan tinja sang bayi. Ruam popok juga bisa disebabkan oleh air ataupun sisa sabun dalam popok yang bersentuhan dengan kulit terlalu lama. Penyakit ini merupakan bentuk dasar dari dermatitis kontak iritan, jadi jangan dianggap sepele.

Biang Keringat

Penyakit ini disebabkan oleh penyumbatan pori-pori kulit hingga keringat tidak dapat keluar. Akibatnya, muncul bintik-bintik seperti jerawat yang memenuhi bagian leher dan kepala. Pada kebanyakan kasus, penyakit ini biasanya akan hilang dengan sendirinya. Orang tua hanya harus memberkan pakaian yang nyaman pada anak agar penyakitnya tidak bertambah parah. Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Penyakit Cacar Air

Siapa yang tak kenal dengan penyakit yang satu ini. Ya, cacar air merupakan penyakit yang sangat umum diderita oleh anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus varicella-zoster. Gejalanya ditandai dengan demam panas disertai ruam pada kulit. Ruam tersebut muncul dalam bentuk lepuhan (melepuh) seperti tetesan embun, bintik-bintik, dan koreng. Penyakit cacar air ini biasanya menyerang anak-anak  selama satu minggu dan bisa menular kepada anak yang lainnya dalam waktu cepat.

Penyakit Campak

Penyakit yang satu ini juga merupakan salah satu jenis penyakit yang sering dijumpai pada anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang menyebar dengan cepat. Bahkan penyakit campak ini juga dapat mengakibatkan komplikasi yang sangat serius pada anak-anak, seperti pneumonia (radang paru-paru).

Penyakit Impetigo

Penyakit kulit yang satu ini memang tidak banyak orang tahu dan tidak mudah pula untuk dikenali. Hal ini dikarenakan penyakit impetigo hampir sama dengan penyakit infeksi kulit lainnya seperti selulitis dan kurap. Penyakit impetigo sendiri disebabkan oleh bakteri, umumnya menyerang daerah sekitar mulut dan hidung. Ciri-ciri penyakit ini adalah muncul ruam yang mengeluarkan air, melepuh, dan berwarna merah, kemudian lama-kelamaan bisa berubah menjadi kerak berwarna kekuningan. Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Penyakit Eksim

Penyakit yang memiliki nama medis dermatitis atopik ini merupakan penyakit yang ditandai dengan kulit merah dan gatal. Penyakit ini sering terjadi pada anak-anak dan juga pada orang dewasa. Eksim adalah jenis penyakit kulit kronis dan sering kambuh dengan tiba-tiba, namun kemudian mereda. Bahkan pada sebagian kasus, penyakit eksim juga bisa disertai dengan asma atau sesak nafas.

Kerak Kepala Bayi (Cradle Cap)

Gangguan ini merupakan kondisi yang biasanya terjadi pada bayi yang baru lahir hingga bayi yang usia 3 tahun. Gejalanya adalah adanya sisik putih atau kuning yang tebal pada permukaan kulit kepala. Dalam dunia medis, gangguan ini disebut cradle cap atau yang umum disebut dermatitis seboroik. Yang mana pada orang dewasa, gangguan ini biasa disebut sebagai ketombe. Meskipun jarang terjadi, gangguan ini terkadang bisa terjadi di beberapa bagian tubuh lain, seperti pada alis, kelopak mata, telinga, lipatan hidung, belakang leher, atau ketiak. Bahkan pada sebagian kasus, penyakit ini bisa menyebabkan kulit menjadi terbelah dan mengeluarkan cairan kuning.

Penyakit Kutil

Kutil merupakan pertumbuhan kulit yang disebabkan oleh virus HPV alias human pappilloma virus. Ada banyak sekali sebenarnya jenis dari virus HPV ini, lebih dari 60 jenis, namun hanya sebagian jenis saja yang cenderung menyebabkan tumbuhnya kutil pada kulit. Virus HPV akan merangsang pertumbuhan sel-sel pada lapisan luar kulit dengan cepat hingga menumbuhkan kutil.

Itulah Jenis-Jenis Penyakit Kulit Yang Menyerang Anak. Jangan panik jika anak anda menderita salah satu penyakit kulit di atas. Segera konsultasikan kepada dokter anak untuk mendapatkan solusinya.

Semoga informasinya dapat bermanfaat, aamiin…

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis