Benarkah Kulit Gatal Bisa Menandakan Komplikasi Diabetes?

Benarkah Kulit Gatal Bisa Menandakan Komplikasi Diabetes?

Anda menderita penyakit diabetes dan sering merasakan gatal di kulit? Benarkah Kulit Gatal Bisa Menandakan Komplikasi Diabetes? Untuk mengetahui kebenarannya, sebaiknya simak pembahasan berikut ini mengenai penyakit diabetes, serta kaitannya kulit gatal dengan penyakit diabetes.

Benarkah Kulit Gatal Bisa Menandakan Komplikasi Diabetes?

Mungkin tidak banyak tahu, kalau penderita diabetes sering mengalami kondisi kulit gatal. Menurut penelitian terhadap sekitar 2.700 penderita diabetes dan 499 orang yang tidak menderita diabetes, kondisi kulit gatal lebih sering ditemukan pada penderita diabetes. Dari hasil penelitian tersebut, ditemukan sekitar 11,3% penderita diabetes mengalami kulit gatal dan hanya 2,9% orang non-diabetes yang mengalami gejala yang sama.

Kulit yang gatal menyebabkan penderitanya sangat tidak nyaman karena harus menggaruk-garuk kulit, kadang hingga lecet dan perih. Oleh karena itu, kondisi ini tidak boleh diabaikan. Pasalnya, kulit gatal, kering dan disertai iritasi berisiko menjadi masalah serius pada penderita diabetes, salah satunya infeksi. Kita tahu bahwa kondisi penyakit menyebabkan penderita diabetes kurang mampu melawan infeksi sebaik orang yang tidak menderita diabetes.

Nah, ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan untuk meredakan kulit gatal pada penderita diabetes. Untuk penderita diabetes, simak penjelasan di bawah ini!

Kulit Gatal Penderita Diabetes Bisa Jadi Tanda Komplikasi

Ada banyak penyebab kenapa penderita diabetes lebih sering mengalami gatal di kulit ketimbang orang lain. Salah satunya disebabkan rusaknya serabut saraf yang terletak di bagian luar kulit. Penyebab lain adalah polineuropati diabetik atau neuropati periferal. Kondisi ini ditandai dengan rusaknya serabut saraf akibat kadar gula darah tinggi, khususnya pada kaki dan tangan.

Sebelum kerusakan saraf terjadi, tubuh mengalami kenaikan kadar sitokin. Sitokin merupakan senyawa inflamasi yang bisa menyebabkan kulit gatal dan radang. Tidak heran jika penderita diabetes mulai merasakan gejala kulit gatal, bisa jadi menjadi pertanda sudah terjadi komplikasi kerusakan saraf.

Selain itu, bisa juga mengindikasikan sudah terjadi gangguan pada ginjal atau penurunan fungsi hati. Kedua kondisi ini diketahui menyebabkan kulit gatal. Di luar hal-hal yang sudah disebutkan di atas, kulit gatal-gatal bisa disebabkan oleh sejumlah penyakit kulit, seperti :

  • Kaki atlet.
  • Eksim.
  • Hidradeinitis suppurativa.
  • Psoriasis.

Tipe Kulit Gatal pada Penderita Diabetes

Gejalanya tentu saja gatal. Namun area yang terdampak bisa beragam, tergantung penyebabnya. Misalnya saja, jika penderita diabetes memiliki neuropati diabetes, biasanya kulit gatal dirasakan pada bagian bawah kaki. Ini merupakan area tubuh yang paling kerap terjadi kerusakan saraf. Selain gatal, neuropati diabetes juga menyebabkan mati rasa atau baal.

Ada juga beberapa kelainan di kulit yang dialami penderita diabetes dan menimbulkan gejala gatal di kulit. Berikut di antaranya :

  • Eruptive xanthomatosis: kondisi yang ditandai benjolan seperti jerawat, namun berwarna kuning. Biasanya benjolannya empuk saat dipegang, dan terasa gatal. Benjolan ini biasanya muncul pada orang dengan kandungan kolesterol tinggi.
  • Necrobiosis lipodica: kondisi ini menyebabkan kulit menjadi gatal dan perih. Selain itu, kondisi ini juga menyebabkan benjolan seperti jerawat yang dapat membengkak.
  • Infeksi kulit: terkadang, kulit bisa menjadi gatal akibat infeksi tertentu. Selain gatal-gatal, kulit juga bisa memerah, terasa panas, atau meradang. Bintik-bintik kecil berair juga bisa muncul di kulit.

Meredakan Gatal pada Penderita Diabetes

Penderita diabetes bisa melakukan beberapa perawatan untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah kulit kering dan gatal, yaitu dengan :

  • Mengontrol diabetes dan mencegah lonjakan kadar gula darah.
  • Menghindari mandi air panas. Pasalnya, air panas bisa menghilangkan kelembaban alami kulit.
  • Langsung mengaplikasikan lotion kulit setelah mengeringkan tubuh sehabis mandi, meskipun sebenarnya penderia diabetes tidak boleh mengaplikasikan lotion diantara jari-jari kaki. Pasalnya, hal tersebut dapat menarik pertumbuhan jamur.
  • Hindari moisturizer atau pelembab yang mengandung pewarna atau pewangi yang kuat. Idealnya, lotion atau pelembab harus memiliki label ‘gentle’ atau ‘hipoalergenik’. Sudah ada beberapa lotion spesifik untuk penderita diabetes yang dijual di pasaran.

Benarkah Kulit Gatal Bisa Menandakan Komplikasi Diabetes? YA. Dan meskipun terkesan sepele, kulit gatal merupakan kondisi yang sangat mengganggu dan bisa jadi menjadi petunjuk adanya komplikasi diabetes. Jadi, kalau penderita diabetes memiliki gejala ini, sebaiknya segera periksakan ke dokter agar dapat dicari tahu penyebabnya.

Posted by : Admin OBAT HERBAL PSORIASIS

 

Baca artikel menarik lainnya :

One thought on “Benarkah Kulit Gatal Bisa Menandakan Komplikasi Diabetes?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *