Perawatan Yang Benar Untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Perawatan Yang Benar Untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Kulit cantik dan sehat adalah dambaan setiap orang. Tapi keinginan untuk memiliki kulit indah ada kendala, juga. Faktor lingkungan yang buruk dapat merusak kesehatan kulit, tentu saja, selain faktor alam, yaitu usia. Seorang ahli kulit yang sehat menyatakan bahwa kebiasaan perawatan kulit cantik dan sehat sejalan dengan kulit yang paling akurat dan alami setiap hari.

Perawatan Yang Benar Untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Kulit adalah organ terbesar dalam tubuh manusia dengan lapisan luar, yang disebut epidermis. Epidermis merupakan bagian yang memainkan peran penting dalam melindungi kulit dari faktor luar perusak tubuh. Di bawah epidermis adalah lapisan dermis, juga dikenal sebagai lapisan tengah kulit.

Baca Juga : Yang Harus Dilakukan Saat Kulit Berjerawat

Dalam jaringan epidermis itu sendiri ada tiga sel pendukung, antara lain:

  • Sel keratinosit, menghasilkan protein keratin ke bagian utama dari epidermis.
  • Sel melanosit, menghasilkan pigmen kulit yang disebut melanin.
  • Sel Langerhans, mencegah benda asing masuk kulit.

Sedangkan di dermis, kolagen dan elastin ada protein yang memberikan struktur dan membantu elastisitas kulit sehingga tampak sehat.

Kulit ulang setiap 27 hari. Meski begitu, sepanjang hidup manusia, kondisi kulit akan terus berubah untuk lebih baik atau lebih buruk, tergantung pada berbagai faktor. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan dan vitalitas organ pelindung ini dengan melakukan rutinitas perawatan kulit.

Penyebab Kerusakan Kulit

Selain usia, faktor lingkungan mempengaruhi perubahan kulit, terutama dampaknya terhadap proses penuaan alami kulit. Ahli kulit yang sehat juga mengatakan bahwa sinar matahari merupakan penyebab utama dari kerusakan kulit karena kandungan sinar ultraviolet dan radikal bebas. Paparan ultraviolet (UV) dari matahari yang berlebihan dasarnya destruktif sebagai efek dapat merusak kolagen dan elastin. Elastin adalah protein dalam jaringan kulit yang membuatnya terasa lembut dan kenyal.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Sinar UV juga mempengaruhi proses pigmentasi kulit. Dalam hal ini, efek negatif dari sinar UV dapat memicu munculnya keriput, bintik-bintik coklat, dan bahkan risiko kanker kulit. Belum lagi, radikal bebas yang tinggi memberikan kontribusi pada pertumbuhan kanker kulit. Di sisi lain, rokok dan polusi udara dapat mengurangi kolagen dan menyebabkan proses penuaan kulit dini, serta efek dari sinar UV matahari.

Ahli kulit yang sehat juga menyatakan bahwa ada faktor-faktor lingkungan lain yang dapat menyebabkan kerusakan kulit, seperti paparan bahan kimia yang menyebabkan iritasi dan alergi pada kulit. Ada lebih dari 3.000 alergen dan bahan menjengkelkan yang tersebar di sekitar kita. Hal ini terutama menimpa orang dengan kulit sensitif. Akibatnya, kulit menjadi merah. Cara termudah untuk melindungi kulit Anda adalah untuk menghindari kontak dengan bahan alergen, seperti pelindung tubuh dan mengganti produk perawatan yang tidak menimbulkan iritasi pada kulit.

Dalam Perawatan Kulit Sehat Alami

Perawatan kulit yang sehat alami bisa dilakukan dengan makan buah-buahan dan sayuran yang mengandung antioksidan, seperti berry, brokoli, wortel, dan bayam. Disamping itu, produk yang mengandung antioksidan seperti vitamin C serta vitamin E juga bagus untuk kesehatan kulit.

Baca Juga : Asupan Makanan Yang Bagus Untuk Kulit Kering

Selanjutnya, untuk menghindari kerusakan kulit yang disebabkan oleh faktor lingkungan yang merugikan, perlu perawatan kulit produk perawatan kulit yang juga mendukung untuk tetap sehat dan bercahaya. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam membuat rutinitas perawatan kulit adalah :

  • Rutin membersihkan wajah, setidaknya dua kali sehari. Pastikan untuk menghapus riasan di malam hari sebelum tidur. Gunakan pembersih yang lembut yang tidak mengandung deterjen dan parfum. Polar juga semua pembersih wajah alami.
  • Gunakan produk pelembab. Tidak hanya bagi pemilik kulit kering, tetapi juga menggunakan produk ini untuk kulit berminyak Anda.
  • Selalu memakai tabir surya setiap hari, meskipun tidak kegiatan di luar ruangan sering. Bahkan, ini adalah langkah-langkah perawatan yang paling penting untuk melindungi kulit. Pilih tabir surya dengan bahan-bahan alami dan mengandung SPF minimal 15 atau 30 untuk melindungi kulit dari UV A dan UV B.
  • Konsumsi makanan sehat dan menghindari stres berkepanjangan.

Untuk mendapatkan perlindungan yang lebih efektif, memilih produk lotion yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Misalnya untuk mengatasi kulit berminyak, gunakan produk perawatan kulit yang secara khusus bertujuan untuk mengurangi kadar minyak di kulit untuk menghindari masalah jerawat. Tapi apa pun jenis kulit Anda, kulit yang sehat negara kulit indah dan bercahaya adalah hasil dari kebiasaan sehat dan perawatan kulit yang alami dan sederhana.

Sumber: www.alodokter.com

Baca Juga : Obat Psoriasis

Yang Harus Dilakukan Saat Kulit Berjerawat

Yang Harus Dilakukan Saat Kulit Berjerawat

Kulit yang diterpa jerawat, terutama wajah, memang menjadi salah satu hal yang sangat tidak diinginkan oleh hampir setiap orang, apalagi mereka yang sangat memperhatikan betul penampilannya, karena adanya jerawat akan mengurangi nilai penampilan seseorang, apalagi jika jerawat tersebut banyak dan kulit jadi memerah.

Yang Harus Dilakukan Saat Kulit Berjerawat

Lantas bagaimana seharusnya sikap kita jika memiliki kulit yang berjerawat?? Langkah apa yang harus dilakukan untuk mengatasi jerawat tersebut??

Yang perlu dilakukan ketika kulit berjerawat adalah melakukan perawatan dengan memanfaatkan es batu, salah satunya. Memanfaatkan es batu untuk perawatan kulit berjerawat cukup disarankan oleh para ahli. Sebab, sensasi dingin dari es batu terbukti membantu menurunkan sirkulasi darah di area kulit berjerawat sekaligus menenangkannya.

Baca Juga : Asupan Makanan Yang Bagus Untuk Kulit Kering

Cara memanfaatkan es batu untuk meredakan peradangan jerawat cukup mudah. Berikut ini langkah-langkahnya :

  • Sediakan es batu secukupnya dengan ukuran yang mudah digenggam.
  • Sediakan kain bersih bertekstur halus, gunakan untuk membungkus es batu.
  • Mulailah memijat wajah yang berjerawat dengan menggunakan es batu yang sudah dibungkus kain tadi. Lakukan selama kurang lebih 10 hingga 15 menit dengan gerakan memutar perlahan hingga kulit terasa kebas. Fokuskan pada area yang berjerawat, tapi jangan menekannya terlalu keras.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Selain degan melakukan perawatan tersebut, agar hasil perawatannya lebih maksimal, anda juga harus menerapkan beberapa hal berikut sebagai tips penunjangnya, antara lain :

  • Memperbanyak konsumsi air putih. Karena sifatnya yang ringan dan mudah diserap oleh tubuh, air putih mampu menghidrasi tubuh dan membantu mengeluarkan racun pemicu peradangan pada kulit akibat jerawat. Selain itu, air putih juga dapat mencegah kulit kekering yang merupakan penyebab kulit lebih rentan terhadap serangan bakteri. Batas minimal konsumsi air putih adalah 8 gelas/hari.
  • Hindari mengkonsumsi makanan yang memicu timbulnya jerawat, seperti makanan yang mengandung lemak dan gula yang tinggi. Contohnya, gorengan dan minuman bersoda. Karena makanan-makanan itu dapat meningkatkan produktivitas kelenjar minyak di kulit. Semakin kulitmu berminyak, maka kotoran dan bakteri akan lebih mudah menempel di kulit dan mengakibatkan timbulnya jerawat.
  • Selalu membersihkan wajah dengan benar setiap selesai beraktivitas. Karena, jika tidak dibersihkan dengan benar, maka kotoran pembawa bakteri bisa menumpuk di kulit dan menyebabkan jerawat.

Itulah Yang Harus Dilakukan Saat Kulit Berjerawat. Untuk itu, bagi anda yang memiliki masalah jerawat, perhatikanlah hal-hal tersebut, jangan sampai jerawat merusak penampilan anda.

Sumber: www.cleanandclear.co.id

Baca Juga : Beberapa Hal Berikut Ternyata Bisa Merusak Kulit

Asupan Makanan Yang Bagus Untuk Kulit Kering

Asupan Makanan Yang Bagus Untuk Kulit Kering

Asupan Makanan Yang Bagus Untuk Kulit Kering

Pandangan hidup di negeri beriklim tropis seperti Indonesia tak selengkapnya menjamin buat mempunyai kulit yang halus dan lembap. Terlebih ditambah bersama tingginya polusi hawa dan udara yang tidak jarang tak menentu. Kulit repih, bersisik, dan keriput yaitu petunjuk mendunia penuaan. Terhadap mengatasinya, teratur pakai pelembap dan sebisa kira kira minimalisir gerakan di tempat-tempat berpolusi tinggi atau di lokasi yang terlampaui dingin.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Namun tahukah kamu, konsumsi makanan tertentu sedang dapat meringankan kamu meraih sedang kulit intelek dan bugar bercahaya?

#1. Air Putih

Kunci penting menghindari kulit garing merupakan melindungi badan biar konsisten terhidrasi. Khusyuk minum air putih utama bagi menyodok regenerasi sel-sel kulit dan menuntaskan kelembapan pada badan. Minum air putih 8 gelas tiap-tiap hri kepada menyetop kepentingan air surat kabar kamu. Tidak hanya itu, makan buah dan sayuran tinggi pikulan air, seperti melon, peralatan, jeruk, semangka, dan timun buat menolong asupan air ke dekat tubuh.

#2. Makanan Kaya Akan Kandungan Omega-3

Lemak tidak bosan bagus guna kamu dikarenakan bisa mengayomi kelembapan pada badan dan membarui sel-sel kulit yang usang. Defisiensi omega-3 dapat memperparah penampakan kulit krispi, yang berujung guna eksim. Teratur mengonsumsi makanan tinggi omega-3 seperti salmon, tuna, alpukat, atau kacang walnut, bagi menciutkan keriput dan menyurutkan kualitas kulit yang kencang dan kenyal.

Baca Juga : Beberapa Hal Berikut Ternyata Bisa Merusak Kulit

#3. Makanan Kaya Akan Kandungan Zinc

Kulit repih dan pecah-pecah? Makanan tajir dapat zinc yakni solusinya. Zinc bakal meregenerasi sel kulit dan menyetujui kulit biar tak gampang rentan guna petisi kecelaan di seterusnya hri. Janganlah abai bagi masukkan tiram, kacang-kacangan, kalkun, kepiting, atau daging tidak dengan lemak ke pada lauk makan kamu sehari-hari.

#4. Makanan Kaya Akan Kandungan Vitamin A

Vitamin A tidak sedikit ditemukan pada sayuran berdaun hijau sintetis, wortel, ketela, dan labu. Zat makanan A berfungsi pada mengalihkan kecacatan kulit dan meninggikan sel kulit mati penyebab kulit pecah-pecah. Teratur mengonsumsi makanan tajir nutrisi A, paling utama kalau kamu tidak jarang beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga : Cara Mengobati Penyakit Psoriasis

#5. Makanan Kaya Akan Kandungan Vitamin E

Vitamin E mempunyai segudang kemustajaban yang bagus guna peremajaan kulit, salah satunya sebagai pelindung UV wajar. Vitamin E semula bisa meringankan kamu memperoleh pula kelembapan wajar kulit. Janganlah teledor pada senantiasa makan kacang dan biji-bijian, alpukat, sorgum, brokoli, dan sayuran berdaun terlarang akan penampakan kulit waras berbinar.

Nah, itulah beberapa Asupan Makanan Yang Bagus Untuk Kulit Kering. Untuk itu, anda yang memiliki kulit yang kering, penuhilah asupan makanan tersebut di atas. Semoga informasinya bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan, aamiin…

Sumber: www.hellosehat.com

Baca Juga : Kebiasaan Berikut Ini Justru Membuat Kulit Tambah Berminyak

Beberapa Hal Berikut Ternyata Bisa Merusak Kulit

Beberapa Hal Berikut Ternyata Bisa Merusak Kulit

Beberapa Hal Berikut Ternyata Bisa Merusak Kulit

Kulit adalah elemen terpenting dalam tubuh manusia. Banyak fungsi dari kulit bagi tubuh manusia. Kulit merupakan organ terluar dari tubuh yang melapisi seluruh tubuh manusia. Fungsi utama kulit adalah untuk melindungi tubuh dari berbagai hal yang dapat membahayakan. Selain itu, kulit juga berfungsi sebagai alat indra peraba, sebagai salah satu organ yang berperan dalam eksresi, pengatur suhu tubuh, dan masih banyak lagi fungsi kulit bagi tubuh manusia.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Kulit menjadi salah satu organ tubuh yang paling harus dijaga kesehatannya, karena selain fungsinya yang penting terhadap tubuh, kulit juga membantu penampilan dari luar. Selain itu kesehatan kulit juga akan mempengaruhi kesehatan tubuh dari dalam. Dan sadarkah anda, bahwa ternyata ada beberapa hal yang dapat merusak kulit, yang mungkin sebelumnya tidak pernah anda sangka-sangka.

Dan berikut inilah beberapa hal yang ternyata bisa merusak kulit anda, antara lain :

Tidur Tanpa Membersihkan Make-Up Terlebih Dahulu

Banyak yang lupa atau bahkan mungkin sengaja tidur dengan kondisi wajah yang masih menggunakan make-up, entah itu karena terlalu lelah hingga ketiduran sebelum membersihkan bekas make-up atau malah sengaja karena malas untuk membersihkan bekas make-up sebelum tidur. Yang jelas tidur dengan kondisi masih menggunakan make-up pada wajah dapat menyebabkan infeksi bakteri dan pori-pori bisa tersumbat yang berakibat timbulnya jerawat. Selain itu, kotoran yang menempel pada bantal juga dapat membuat kulit kusam.

Terlalu Banyak Menggunakan Produk Kosmetik

Setiap wanita pasti berusaha untuk selalu menampilkan penampilan yang sempurna, berusaha tampil cantik. Entah itu untuk menarik perhatian lawan jenisnya atau untuk menyenangkan hati suaminya, bagi yang sudah menikah. Sehingga sering kali banyak wanita tak sadar terlalu berlebihan dalam memakai kosmetik hingga terlalu banyak produk yang dipakai. Padahal, hal itu jelas tidak baik bagi kesehatan kulit, karena bisa jadi kulit akan rusak karena tidak cocok.

Baca Juga : Kebiasaan Berikut Ini Justru Membuat Kulit Tambah Berminyak

Memecahkan Jerawat

Memiliki jerawat memang membuat siapapun risih dan akan greget untuk memecahkannya. Padahal setiap orang mungkin sudah tahu kalau jerawat itu sebaiknya tidak dipecahkan oleh kita sendiri, yakni dibiarkan kempis dengan sendirinya. Namun tak jarang mereka yang memiliki jerawat secara sengaja memecahkan jerawat tersebut demi tidak terlihat jelek dengan adanya jerawat tersebut. Jerawat hanya akan mendorong kotoran dan bakteri lebih dalam menuju ke pori-pori, sehingga membuat kulit anda mengalami infeksi dan lebih berjerawat lagi.

Banyak Minum Kopi

Bagi sebagian banyak pria, kopi adalah teman sejati yang selalu menemani dikala santai. Namun tentu mereka juga tahu kalau kopi tidak begitu baik bagi kesehatan, salah satunya adalah bagi kulit. Kafein pada kopi adalah penyebab utama kulit kering dan keriput. Jadi, sebiknya anda disarankan untuk minum air putih lebih banyak, atau menambah asupan buah. Jangan terlalu banyak minum kopi.

Sering Mandi dengan Air Panas

Di musim penghujan seperti sekarang ini, mandi dengan menggunakan air panas jelas sangat enak dan bisa bikin relaks.Ya, mandi dengan air panas memang bisa membuat fikiran rileks dan tenang. Namun ternyata dibalik manfaat tersebut air panas dapat merusak lapisan terluar dari epidermis yang membuat kulit bersisik dan kering. Ketika mandi air panas, kemudian kulit menjadi merah, segeralah berhenti.

Baca Juga : Cara Mengobati Penyakit Psoriasis

Kurang Asupan Vitamin dari Makanan

Seperti halnya organ tubuh lain, kulit juga membutuhkan asupan makanan yang mengandung vitamin yang bagus untuk kulit seperti vitamin C, vitamin B3, serta vitamin E. Kurangnya asupan makanan yang mengandung vitamin apapun dapat membuat kulit anda mengalami penuaan dini dan kering.

Terlalu Banyak Klorin

Klorin adalah unsur yang umum di Bumi. Klorin sering digunakan untuk membersihkan air untuk minum dan kolam renang. Untuk itu, bagi anda yang memiliki hobi berenang, berhati-hatilah karena klorin yang terkandung dalam air kolam renang dapat melekat di kulit dan bereaksi dengan obat topikal, seperti cairan pembersih wajah dan lotion. Untuk menghilangkan klorin secara efektif, anda disarankan untuk menggunakan sabun dengan busa ekstra, setelah anda berenang.

Kurang Minum Air Putih

Air adalah sumber kehidupan, terutama air putih. Minum air putih yang cukup setiap hari sangat baik untuk kesehatan, salah satunya untuk kesehatan kulit yang dapat membantu melawan penuaan dini dan membuat kulit tampak sehat berseri. Sebaliknya, jika kurang minum air putih dapat menyebabkan kulit kasar, dehidrasi dan keriput.

Nah, itulah Beberapa Hal Berikut Ternyata Bisa Merusak Kulit. Untuk itu, mulai dari sekarang, berhati-hatilah dengan hal-hal tersebut. Semoga informasinya bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan, aamiin…

Sumber: www.lifestyle.liputan6.com

Beberapa Hal Berikut Ternyata Bisa Merusak Kulit

Baca Juga : Perubahan Kulit Yang Sering Terjadi Saat Hamil

Kebiasaan Berikut Ini Justru Membuat Kulit Tambah Berminyak

Kebiasaan Berikut Ini Justru Membuat Kulit Tambah Berminyak

Kebiasaan Berikut Ini Justru Membuat Kulit Tambah Berminyak

Memiliki kulit wajah berminyak memang tidak mengenakan. Karena itu, tak jarang pemilik kulit wajah yang melakukan berbagai cara untuk membuat kulit terlihat lebih sehat dan tidak berminyak, terlebih lagi kulit wajah berminyak merupakan faktor utama penyebab timbulnya jerawat. Namun terkadang si pemilik kulit wajah berminyak terlalu berlebihan dalam melakukan perawatan terhadap kulitnya, yang justru hal tersebut malah menambah parah kondisi kulit yang berminyak.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Dan berikut inilah beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh pemilik kulit wajah berminyak yang justru tidak baik dan bahkan bisa menambah parah kondisi kulitnya menjadi makin berminyak. Dan kebiasaan-kebiasaan tersebut diantaranya adalah :

1. Terlalu Berambisi Membuat Wajah Kering Sebisa Mungkin Setiap Saat

Bagi anda yang memiliki kulit wajah yang berminyak, hal ini memang sering kali tak disadari. Anda sering bersikeras membuat wajah anda sekering mungkin hingga terasa kesat setiap saat. Kulit kesat adalah impian yang sulit tercapai oleh anda pemilik kulit berminyak. Karena tak jarang, minyak sudah kembali muncul bahkan tak lama setelah mencuci muka. Oleh karena itu, anda biasanya memiliki sederet produk pengering muka, seperti toner beralkohol yang dapat membantu anda meraih tampilan kulit kesat.

Namun tahukah anda bahwa kebiasaan anda menguras habis minyak di wajah, justru lama kelamaan akan berdampak buruk terhadap kulit wajah anda sendiri. Kulit wajah yang distimulasi alkohol terlalu sering justru akan memproduksi lebih banyak minyak, karena sel-sel kulit wajah akan bereaksi terhadap kulit yang mengeluhkan kurangnya persediaan minyak di wajah.

Baca Juga : Perubahan Kulit Yang Sering Terjadi Saat Hamil

2. Memakai Pelembap Terus Menerus

Setiap orang pasti akan merasa kering sesaat setelah mencuci muka. Hal tersebut memang normal terjadi. Dan sering kali anda yang memiliki kulit wajah yang berminyak memakai pelembab dalam jumlah yang berelbihan untuk memastikan kulit wajah anda sudah mendapatkan kelembapan yang diperlukan. Padahal, setelah 20 menit, kelenjar minyak pada wajah akan mengisi kembali persediaan minyak. Jadi sebaiknya menunggu terlebih dahulu selama 20 – 30 menit untuk melihat dan memastikan apakah anda perlu mengaplikasikan ulang pelembap atau tidak.

3. Memilih Pembersih Yang Salah

Bagi anda yang memiliki kulit berminyak, anda wajib menghindari sabun pembersih muka dengan bahan dasar krim atau minyak. Sebaiknya, gunakan foam-based cleanser yang ampuh memecah minyak, tetapi tidak akan mengeringkan wajah.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

4. Kurang Cermat Terhadap Komposisi Produk Yang Dipilih

Gunakan produk perawatan wajah yang menggunakan bahan dasar salicylic acid, serta hindari produk-produk yang menggunakan bahan dasar glycolic acid. Kandungan salicylic acid dapat mengikat minyak dan menyerap ke dalam folikel rambut, di mana kelenjar minyak berada, sehingga mampu menumpas minyak yang berlebihan.

Nah, itulah Kebiasaan Buruk Yang Justru Membuat Kulit Tambah Berminyak. Semoga informasinya dapat bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan, aamiin…

Sumber: www.hellosehat.com

Baca Juga : Inilah Faktor Yang Menyebabkan Kulit Jadi Kusam

Perubahan Kulit Yang Sering Terjadi Saat Hamil

Perubahan Kulit Yang Sering Terjadi Saat Hamil

Perubahan Kulit Yang Sering Terjadi Saat Hamil

Saat hamil atau pada masa kehamilan, seorang wanita memang cukup rentan terkena masalah berkaitan dengan kesehatan, salah satunya adalah gangguan pada kulit atau perubahan kulit. Ya, pada saat wanita sedang hamil, banyak sekali perubahan yang terjadi di dalam di luar tubuh. Termasuk perubahan yang terjadi di area lain selain perut.

Beberapa masalah atau perubahan kulit yang sering kali terjadi pada masa kehamilan atau pada saat hamil, diantaranya :

  • Stretch mark atau singkayo (lipatan atau guratan pada kulit).
  • Perubahan warna kulit (pigmentasi).
  • Kulit menjadi lebih sensitif atau gatal.
  • Bercak.
  • Lecet.
  • Pembuluh darah pecah.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Berbagai perubahan yang kerap kali terjadi pada masa kehamilan ternyata ditenggarai oleh perubahan kadar hormon serta sistem kekebalan tubuh. Kebanyakan perubahan kulit selama kehamilan akan hilang setelah bayinya terlahir. Beberapa perubahan kulit, seperti stretch mark dan pigmentasi tertentu dapat menurun pada keluarga. Jika ibu atau saudara mengalaminya saat hamil, maka kemungkinan anda juga akan mengalaminya.

Bahaya atau Tidaknya Perubahan Kulit Saat Hamil

Perubahan kulit yang sering terjadi pada saat hamil tidak ada kaitannya dengan masalah kesehatan. Namun, jika kulit meradang atau memiliki ruam, iritasi, atau gatal, yang berlangsung lebih dari beberapa hari, sebaiknya konsultasikan kepada dokter. Dan jika anda sudah menderita penyakit kulit eksim atau psoriasis sebelum hamil, maka kemungkinan penyakit tersebut akan memburuk atau membaik selama masa kehamilan. Waspadai juga beberapa perubahan warna kulit bisa disebabkan oleh kondisi lain yang tidak berkaitan dengan kehamilan. Selalu periksakan ke dokter jika menyadari ada perubahan warna pada kulit atau perubahan ukuran tahi lalat. Jika perubahan pigmentasi disertai rasa sakit, nyeri, atau kemerahan, segera periksakan ke dokter.

Baca Juga : Inilah Faktor Yang Menyebabkan Kulit Jadi Kusam

1. Kulit Menjadi Lebih Gelap Saat Hamil

Beberapa bagian kulit sering kali menjadi lebih gelap dari biasanya, dan itu adalah salah satu gejala kehamilan. Umumnya warna pada puting dan area sekitarnya (areola) menjadi lebih gelap. Area lain yang berpigmen seperti tahi lalat dan bintik-bintik juga sering kali menjadi lebih gelap. Namun, seiring berjalannya waktu, area tersebut akan kembali seperti sedia kala.

Kemudian bagian pigmentasi coklat pada kening, pipi, dan leher disebut dengan chloasma. Jika memiliki warna kulit yang lebih gelap, chloasma akan terlihat seperti belang yang lebih terang pada saat hamil. Chloasma disebabkan oleh tubuh yang memproduksi melanin berlebih, yang dapat melindungi kulit dari ultraviolet (UV). 3 dari 4 wanita hamil sering mengalami kondisi demikian.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

2. Terdapat Garis Gelap Yang Membelah Perut

Garis vertikal pada perut disebut Linea Nigra. Garis tersebut biasanya memiliki lebar sampai 1 cm dan kadang melintas pada pusar. Linea nigra biasanya muncul pada sekitar trimester kedua. Penyebabnya adalah pigmentasi akibat perubahan hormon, di mana otot perut meregang dan sedikit memisah untuk memberi ruang pada bayi. Garis akan memudar dalam beberapa minggu setelah melahirkan.

3. Kulit Terlihat Berseri Dan Lebih Bercahaya Saat Hamil

Saat hamil, kulit menahan cairan lebih banyak, sehingga membuat kulit lebih kenyal dan menghilangkan kerutan. Kulit yang merona disebabkan oleh peningkatan kadar hormon progesteron dan sirkulasi darah pada tubuh. Hal tersebut juga dapat menimbulkan rasa hangat dan kulit terkadang memerah. Namun, anda akan terlihat bengkak akibat tertahannya air dan kemerahan pada kulit wajah yang lebih tampak. Kondisi tersebut akan hilang setelah melahirkan.

Baca Juga : Dampak Air Panas dan Dingin Terhadap Kulit

4. Pembuluh Darah Di Pipi Terlihat Jelas

Pembuluh darah kecil (kapiler) yang pecah dikenal sebagai spider veins atau naevi. Kondisi ini sering kali terjadi pada masa kehamilan. Banyaknya darah yang tersirkulasi pada tubuh memberikan tekanan pada pembuluh kapiler, yang juga lebih sensitif saat hamil. Lindungi wajah dari kondisi panas dan dingin yang ekstrim. Pembuluh darah akan memudar ketika kadar hormon menurun setelah melahirkan.

5. Berjerawat

Pada trimester pertama masa kehamilan, anda mungkin akan berjerawat. Tingginya kadar hormon meningkatkan produksi sebum, minyak yang menjaga kekenyalan kulit wajah. Terlalu banyak sebum dapat menutup pori-pori, sehingga kulit berminyak dan berjerawat. Namun, beberapa minggu setelah melahirkan, kulit akan kembali seperti semula.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

6. Stretch Mark

Stretch mark memang seiring muncul pada masa kehamilan. Kehamilan menyebabkan kulit lebih mudah tertarik dari biasanya. Selain itu, kadar hormon yang tinggi juga bisa mengganggu keseimbangan protein pada kulit yang membuatnya lebih tipis. Stretch mark akan berubah menjadi warna putih keperakan setelah kehamilan.

7. Kulit Jadi Lebih Sensitif

Kadar hormon yang tinggi serta kondisi kulit yang tertarik dan lebih tipis menyebabkan kulit menjadi sensitif. Sabun dan deterjen bahkan dapat menyebabkan iritasi. Kemudian penyakit kulit yang dimiliki sebelum kehamilan bisa memburuk pada masa kehamilan. Namun, terkadang juga terjadi sebaliknya.

Itulah Perubahan Kulit Yang Sering Terjadi Saat Hamil. Semua kondisi tersebut bisa saja dikatakan wajar, karena memang sering kali terjadi pada masa kehamilan. Akan tetapi, jika terlalu parah, sebaiknya anda periksakan ke dokter untuk memastikannya.

Semoga informasinya dapat bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan, aamiin…

Sumber: www.hellosehat.com

Baca Juga : Inilah Beberapa Faktor Penyebab Kulit Kering

Inilah Faktor Yang Menyebabkan Kulit Jadi Kusam

Inilah Faktor Yang Menyebabkan Kulit Jadi Kusam

Memiliki kulit kusam tentunya sangat tidak di inginkan oleh semua orang, terutama wanita yang sangat memperhatikan sekali masalah penampilan terutama di bagian wajah. Percaya atau tidak, memiliki kulit yang kusam dapat mengganggu bahkan memperburuk penampilan. Akibatnya kita pun akan merasa minder atau kurang percaya diri dalam bergaul atau tampil dihadapan banyak orang dalam keramaian. Wajah yang kusam akan tampak lebih tua, terlihat seperti wajah tidak pernah mendapatkan perawatan.

Inilah Faktor Yang Menyebabkan Kulit Jadi Kusam

Ada banyak faktor yang menyebabkan kulit jadi kusam, diantaranya :

Tidak Pernah atau Kurang Melakukan Eksfoliasi (Pengelupasan)

Mencuci muka dua kali sehari mungkin dirasa cukup untuk melindungi kulit. Namun, ada satu langkah penting yang harus ditambahkan, yaitu eksfoliasi atau pengelupasan. Berdasarkan penelitian seorang dermatologis di Wexler Dermatology, Dr Kenneth Howe, penyebab paling umum dari kulit kusam adalah kekeringan. Kulit kering harus mengelupas, sehingga menghasilkan kulit yang segar dan cerah. Eksfoliasi juga dapat membuat kulit menyerap lebih baik produk yang diaplikasikan kepadanya.

Baca Juga : Dampak Air Panas dan Dingin Terhadap Kulit

Kurang Kelembapan

Setelah melakukan eksfoliasi atau pengelupasan, maka kulit baru akan memerlukan kelembapan. Proses ini terjadi pada lapisan mikroskopis, lapisan yang biasanya mengalami keretakan atau kusam. Beberapa ahli kulit menyarankan untuk memakai pelembap dengan bahan-bahan seperti ceramides. Ceramides dapat membantu memperbaiki fungsi kulit, meningkatkan kadar air, dan asam hyaluronic, yang dapat menyebarkan air ke jaringan di sekitarnya.

Kurang Minum Air

Dehidrasi bisa mempengaruhi kulit, karena dapat menurunkan volume aliran darah ke kulit, yang mana hal itu akan membuat anda terlihat pucat dan sakit-sakitan. Dehidrasi juga merupakan masalah kulit jangka panjang, yang membuat kulit kehilangan asupan air yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil kulit sehat abadi.

Stres

Stres menyebabkan peningkatan kortisol, yang mempengaruhi aliran darah ke kulit dan memperbaiki kulit. Rasa marah, frustasi, kecewa, apapun bentuknya, hal itu dapat menjadi pembatas antara anda dan kulit bersinar yang diinginkan.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Kurang Tidur

Tidur merupakan saat di mana sel kulit memperbaiki diri dan regenerasi. Jika kurang tidur, sel kulit tidak dapat tampil optimal. Hal ini dapat menyebabkan perubahan peredaran darah, seperti lingkaran mata menjadi gelap, kulit pucat, kering, bersisik, dan perubahan produksi minyak, serta pengelupasan kulit.

Lingkungan Yang Kotor

Lingkungan yang kotor, seperti polusi udara dan paparan sinar matahari dapat menyebabkan kerusakan pada kulit yang tidak terlindungi. Selain itu, kelembaban udara yang rendah dan angin juga merupakan masalah bagi kulit. Jika anda hidup di daerah dengan tingkat asap yang tinggi, beberapa latihan olahraga dapat melawan efek dari lingkungan tersebut.

Merokok

Masalah kulit yang disebabkan oleh rokok dapat terjadi dalam jangka panjang dan jangka pendek. Zat karsinogenik dalam rokok sangat merugikan integritas dan struktur kulit. Selain itu, merokok juga dapat menyebabkan kerusakan kolagen, membuat kulit tampak pucat, dan keriput.

Baca Juga : Inilah Beberapa Faktor Penyebab Kulit Kering

Make-Up Yang Salah

Make-Up yang menyebabkan kulit semakin kering adalah salah satu penyebab kulit kusam. Selain itu, anda juga dianjurkan untuk tidak menggunakan cairan pembersih wajah yang mengandung alkohol. Cobalah untuk mencari cairan pembersih wajah yang dapat menghapus riasan dan melembabkan wajah di waktu bersamaan.

Kurang Mengkonsumsi Makanan Sehat

Apa yang anda konsumsi akan tercermin melalui kulit. Jika tujuannya adalah menghasilkan kulit bersinar, jauhilah makanan asin dan gorengan. Makanan tersebut meningkatkan pembengkakan jaringan melalui retensi cairan. Beberapa ahli diet menyarankan untuk mengkonsumsi makanan dengan bahan-bahan yang tinggi gula dan lemak, antioksida, protein berkualitas tinggi, asam lemak esensial, dan tanpa serat. Banyak makanan yang dapat menyenangkan perut sekaligus kulit Anda, beberapa di antaranya adalah blueberry, cranberry, dan kacang merah. Sedangkan alpukat, kenari, jeruk, dan kiwi dapat meningkatkan pertumbuhan kolagen.

Itulah beberapa faktor yang dapat menyebabkan kulit kusam. Semoga informasinya dapat bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan, aamiin…

Sumber: www.lifestyle.liputan6.com

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Dampak Air Panas dan Dingin Terhadap Kulit

Dampak Air Panas dan Dingin Terhadap Kulit

Sekilas pemilihan air yang akan dihunakan untuk mandi tidak menjadi masalah terhadap kesehatan kulit. Namun ternyata, air atau lebih tepatnya itu suhu air memiliki pengaruh atau dampak pada kesehatan kulit saat kita menggunakannya untuk mandi. Air dengan suhu ruangan merupakan pilihan terbaik untuk penggunaan sehari-hari, namun itu bukan berarti air panas dan air dingin tidak bermanfaat untuk kulit. Simaklah ulasannya berikut ini !

Dampak Air Panas dan Dingin Terhadap Kulit

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

1. Penggunaan Air Panas Untuk Kulit dan Tubuh

Saat tengah merasa letih, penggunaan air panas untuk mandi umumnya menjadi pilihan. Mandi dengan air panas akan menimbulkan rasa relaks/tenang, karena terjadinya vasodilatasi (pelebaran) pembuluh darah pada kulit. Hal itu tentu membawa manfaat apabila dilakukan sesekali. Namun, penggunaan air panas secara rutin untuk kulit tidak dianjurkan, karena dapat menghilangkan minyak alami yang ada di permukaan kulit. Akibatnya, kulit akan terasa kering, kasar, dan gatal. Selain itu, penggunaan air panas dapat merangsang pelebaran pembuluh darah kulit sehingga kulit yang tengah mengalami peradangan akan tampak lebih merah.

2. Penggunaan Air Dingin Untuk Kulit dan Tubuh

Anda mungkin sering mendengar bahwa penggunaan air dingin dapat mengecilkan pori-pori kulit. Dan ternyata hal itu tidak sepenuhnya benar. Pori-pori akan membesar jika di dalamnya terjadi sumbatan, misalnya komedo. Sebaliknya, pori-pori umumnya tidak tampak apabila regenerasi sel kulit di dalamnya teratur. Namun, penggunaan air dingin memang dapat menyebabkan vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah pada kulit, sehingga kemerahan pada kulit akan berkurang dan sensasi rasa kencang sesudahnya akan timbul. Penggunaan air dingin baik dilakukan terutama bila kulit sedang meradang.

Baca Juga : Inilah Beberapa Faktor Penyebab Kulit Kering

3. Penggunaan Air Suhu Ruangan Untuk Kulit

Untuk merawat kulit dengan baik, gunakanlah air dengan suhu ruangan sesering mungkin. Dan jika anda terbiasa menggunakan air panas, mulailah untuk mengganti dengan air hangat kuku lalu secara bertahap menjadi air dengan suhu ruangan. Jangan lupa, untuk selalu menggunakan sabun ringan dengan PH yang seimbang saat membersihkan kulit, disertai dengan penggunaan pelembab secara teratur.

Itulah Dampak Air Panas dan Dingin Terhadap Kulit dan kesehatannya. Jadi, mulai sekarang anda sudah tahu mana yang lebih bagus untuk kulit. Semoga informasinya dapat bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan, aamiin…

Sumber: www.imperialleather.co.id

Baca Juga : Tips Menghilangkan Sel Kulit Mati Pada Wajah

Inilah Beberapa Faktor Penyebab Kulit Kering

Inilah Beberapa Faktor Penyebab Kulit Kering

Jenis kulit umumnya dibedakan menjadi kulit normal, berminyak, kering, dan sensitif. Sebagian orang juga memiliki kombinasi jenis kulit pada area tubuh yang berbeda. Jenis kulit juga bisa berubah seiring dengan bertambahnya usia, perubahan lingkungan tempat tinggal, pergantian cuaca, dan atau pengaruh penyakit. Dan pada kesempatan ini kami akan membahas beberapa faktor yang menyebabkan kulit kering !

Inilah Beberapa Faktor Penyebab Kulit Kering

Kulit kering adalah kondisi kulit di mana terdapat kekurangan cairan di lapisan terluar kulit. Bagian tubuh yang terbuka, seperti lengan, tangan, dan kaki adalah area yang paling rentan mengalami gangguan ini. Dalam dunia medis, kulit kering disebut dengan xerosis atau xeroderma. Kondisi ini bisa dialami siapa saja tanpa memandang jenis kelamin, bergantung pada kondisi kesehatan, tempat tinggal, lama waktu di ruangan terbuka, serta usia. Orang-orang lanjut usia lebih rentan mengalami kulit kering.

Baca Juga : Tips Menghilangkan Sel Kulit Mati Pada Wajah

Pada beberapa orang, kulit kering dialami sepanjang hidup mereka. Namun bagi beberapa orang lainnya hanya mengalami sementara pada waktu-waktu tertentu pada kondisi-kondisi yang telah disebutkan di atas. Gejala kulit kering yang sering muncul adalah permukaan kulit yang terasa dan terlihat kasar. Selain itu, pemilik kulit kering akan mendapati kulitnya terasa kencang atau kaku saat mandi, setelah mandi, atau saat berenang. Kemerahan dan rasa gatal juga biasa muncul. Gejala lain yang sering muncul adalah terdapat retakan atau garis-garis halus pada kulit. Kulit juga kemungkinan akan memiliki sisik dan atau mengelupas. Dalam kondisi yang lebih parah, terdapat retakan yang dalam dan mungkin mengeluarkan darah.

Dan berikut ini adalah beberapa faktor penyebab kulit kering, antara lain :

1. Udara Kering

Faktor utama penyebab kulit kering dan bersisik adalah udara kering, kondisi alam yang memang tidak bisa dikendalikan manusia. Udara kering merupakan kondisi di mana suhu udara cukup rendah disertai dengan intensitas angin yang sangat tinggi. Bila orang terlalu lama bekerja di luar rumah atau kantor, maka berpotensi memiliki kulit kering. Sebab, keadaan tersebut secara langsung akan mengurangi kadar kelembaban pada kulit. Padahal kulit membutuhkan sekitar 60% kelembaban agar tetap segar.

Jika anda menghadapi udara kering, cobalah sesedikit mungkin mengurangi kegiatan di luar ruangan. Namun, jika anda memang harus melakukan kegiatan di luar ruangan karena tuntutan pekerjaan atau karena alasan lainnya, maka sebaiknya kenakanlah baju dengan lengan panjang atau jaket. Mengenakan masker pelindung juga penting untuk menjaga wajah tetap lembab dan tidak terkikis selama berada di bawah teriknya matahari.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

2. Air Panas

Air panas memang sangat baik untuk terapi. Akan tetapi, air panas juga tidak baik untuk kelembaban kulit, karena ternyata dapat menghilangkan minyak alami yang ada di dalam tubuh. Akibatnya, kulit jadi kering dan cepat terkikis. Penggunaan air panas yang tidak higienis juga menyebabkan efek gatal-gatal. Bila dibiarkan terlalu lama, bisa menjadi penyakit kulit yang serius. Oleh karena itu, dianjurkan untuk tidak memakai air hangat ketika mandi. Namun, jika sudah terbiasa menggunakannya, sebaiknya, tidak mandi lebih dari 10 menit. Setelah selesai mandi, langsung keringkan tubuh dengan handuk supaya air tersebut tidak banyak membuang minyak pada tubuh. Begitupun pada saat menggunakan air hangat dalam perawatan wajah. Hindari pemakaian air panas untuk menjaga kelembaban wajah.

3. Sabun

Sabun juga merupakan salah satu penyebab kulit kering dan kusam. Namun, tidak semua jenis sabun berpotensi demikian. Sabun yang dimaksud hanyalah sabun yang mengandung bahan parfum. Aroma parfum yang terdapat di dalamnya memang menjaga tubuh tetap wangi selama beraktivitas. Namun, itu justru akan merusak jaringan kulit yang sehat. Anda bisa memilih sabun bayi sebagai pilihannya, karena sabun tersebut khusus diciptakan untuk perawatan kulit bayi yang masih rentan penyakit dan butuh kandungan nutrisi dan mineral dari luar.

Baca Juga : Awas, Merkuri Pada Pemutih Kulit Berbahaya!!!

4. Pakaian

Pakaian juga merupakan salah satu faktor penyebab kulit kering dan bersisik. Pakaian yang yang terlalu ketat adalah yang menyebabkan kulit kering. Pasalnya, pakaian yang terlalu ketat secara langsung akan menggesek kulit anda dalam beberapa waktu. Jika sering digunakan, maka justru akan membahayakan kesehatan kulit. Seorang dokter pun mengatakan bahwa kita perlu mengganti pakaian yang cukup ketat dengan pakaian yang pas atau longgar sedikit. Selain enak dipandang, pakaian tersebut mampu menjaga tubuh dari kemungkinan kulit yang menjadi kering dan bahkan bersisik.

5. Kondisi Medis

Selain faktor alam dan juga gaya hidup, kulit kering juga bisa disebabkan oleh kondisi medis. Misalnya penyakit eksim, yang dapat menyebabkan kulit lebih kering dan kasar. Hal tersebut merupakan kondisi kesehatan seseorang yang tidak bisa dihindari, tapi bisa diobati

6. Obat-Obatan

Beberapa obat memang dapat menyebabkan kulit kering, kusam, bahkan gatal-gatal. Bahkan beberapa diantaranya dapat menimbulkan masalah kulit yang lebih serius. Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam memilih obat. Agar lebih aman, anda bisa memilih obat herbal sebagai pilihan untuk mengatasi masalah kesehatan atau penyakit.

Itulah beberapa faktor penyebab kulit kering. Semoga informasi yang kami berikan dapat bermanfaat, aamiin…

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Tips Menghilangkan Sel Kulit Mati Pada Wajah

Mengangkat Sel Kulit Mati Pada Wajah

Sel kulit mati pada wajah memang sangat mengganggu penampilan, namun Tips Menghilangkan Sel Kulit Mati Pada Wajah berikut ini bisa menjadi solusi buat anda, untuk mengatasi masalah sel kulit mati yang ada pada wajah !

Tips Menghilangkan Sel Kulit Mati Pada Wajah

Setiap malam pada saat kita tidur, sel-sel tubuh melakukan regenerasi. Setiap sel yang sudah rusak dan mati akan diganti dengan sel-sel baru yang lebih baik. Pergantian tersebut juga terjadi pada sel-sel kulit wajah. Itulah mengapa kualitas tidur malam sangat mempengaruhi kulit, termasuk kulit wajah. Tapi, sel-sel kulit wajah yang sudah mati tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Biasanya sel-sel tersebut akan mengelupas dan meluruh, walaupun perlahan, karena tergantung pada kebersihan kulitnya. Kalau pada saat tidur kondisi kulit wajah belum dibersihkan, maka sel-sel kulit tidak bisa berkembang dan berganti, akibatnya kulit wajah jadi kusam. Maka dari itu, biasakan merawat kulit wajah sejak dini.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

Nah, untuk menjaga kulit dan membantu pengelupasan sel kulit mati, maka ada baiknya melakukan pengelupasan kulit mati secara rutin atau dikenal dengan istilah eksfoliasi, misalnya setiap seminggu sekali. Cara tersebut akan membantu kulit agar tetap tampak cerah dan lembut. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sel kulit mati pada wajah. Dan berikut ini adalah tips mudah yang bisa dilakukan untuk menghilangkan sel kulit mati, diantaranya :

1. Gunakan Pelembab Setelah Mencuci Wajah

Walaupun terlihat simpel, banyak orang yang sering lupa memakai pelembab setelah mencuci wajah. Pelembab sangat penting untuk menghapus sel-sel kulit mati dan membuat kulit menjadi lebih lembut. Cucilah wajah dengan air hangat sehingga kandungan pelembab bisa lebih mudah masuk ke wajah.

2. Gunakan Kapas Saat Membersihkan Wajah

Kapas ternyata bisa membantu mengangkat sel-sel kulit mati pada wajah. Bahannya yang tipis membuat toner lebih mudah masuk ke dalam kulit wajah. Penggunaan kapas bisa membuat anda lebih mudah membersihkan wajah secara menyeluruh. Tidak ada lagi, sisa-sisa kulit mati pada wajah. Kulit juga akan terasa lebih lembut dan kenyal bila selesai membersihkan wajah dengan kapas.

Baca Juga : Awas, Merkuri Pada Pemutih Kulit Berbahaya!!!

3. Gunakan Jeruk Nipis Sebagai Pembersih Wajah

Jeruk nipis sudah lama dikenal sebagai salah satu bahan alami yang sering digunakan untuk perawatan wajah. Apalagi untuk orang yang berusia 50 tahunan sangat disarankan menggunakan jeruk nipis untuk mengangkat sel-sel kulit yang sudah mati pada wajah. Caranya sangat mudah, yaitu ambil 1 buah jeruk nipis, kemudian potong menjadi dua bagian, lalu oleskan dan gosok secara perlahan pada kulit anda. Setelah itu, bilas dengan air hangat dan keringkan dengan handuk halus.

4. Gunakan Garam Laut Sebagai Scrub

Mungkin terdengar lucu, namun siapa sangka, selain sebagai penyedap masakan, garam juga ternyata memiliki manfaat terhadap kecantikan. Kandungan dalam garam berfungsi untuk memperbaiki sel-sel kulit mati dan menghaluskan kulit. Untuk membersihkan sel-sel kulit mati, gunakanlah garam sebagai scrub. Caranya, campurkan garam dengan sedikit minyak zaitun, kemudian oleskan pada wajah, lalu usap dan gosok secara perlahan pada bagian wajah yang terlihat kusam dan kering. Lakukan minimal 1x sehari secara rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal.

5. Gunakan Madu Sebagai Masker

Madu memang sudah dikenal sejak lama memiliki segudang manfaat. Kandungan dalam madu memiliki formula sebagai antiseptik, antibakteri, antijamur, serta antioksidan tinggi yang dapat memperbaiki sel-sel kulit mati. Cara membuatnya masker madu adalah, ambil beberapa sendok madu, lalu oleskan pada wajah sebagai masker, diamkan selama beberapa menit, dan selanjutnya basuh dengan air hangat serta bersihkan dengan handuk halus.

Baca Juga : Obat Herbal Psoriasis

6. Gunakan Gula Pasir Sebagai Scrub

Selain garam laut, gula pasir juga dapat digunakan sebagai scrub alami. Gula pasir mampu mengangkat sel kulit mati serta membuat wajah nampak bercahaya. Cara pembuatannya sangat mudah, yaitu ambil gula pasir secukupnya, lalu tambahkan minyak zaitun dan gel lidah buaya atau madu. Campurkan ketiga bahan alami tersebut hingga merata. Selanjutnya ramuan tersebut oleskan pada wajah, lalu usapkan perlahan secara melingkar. Biarkan beberapa menit dan setelah itu bilaslah menggunakan air hangat, lalu keringkan dengan handuk yang lembut.

7. Gunakan Gandum Sebagai Scrub

Selain bagus untuk diet, gandum juga sangat cocok bagi anda yang memiliki kulit sensitif. Cara membuat scrub gandum sangat mudah. Ambillah gandum, kemudian campurkan dengan minyak zaitun dan sedikit sari apel. Gunakan pada wajah secara perlahan, lalu gerakan memutar agar sel kulit mati terangkat. Bahan ini memang akan terasa sedikit lengket. Namun anda cukup menunggu 5-10 menit saja, setelah itu bilas dengan air hangat dan keringkan dengan handuk yang lembut.

8. Gunakan Teh Hijau Sebagai Scrub

Kandungan alami dalam teh hijau memiliki antioksidan yang cukup tinggi untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan membuat kulit lebih halus. Caranya, ambil bubuk teh hijau secukupnya, lalu campurkan dengan minyak zaitun atau madu. Selanjutnya oleskan perlahan pada wajah, dan gosok secara perlahan. Hasilnya kulit akan lebih berseri dan lebih sehat.

Itulah Tips Menghilangkan Sel Kulit Mati Pada Wajah yang bisa anda lakukan dengan mudah, dengan menggunakan bahan-bahan yang juga mudah didapatkan. Anda tidak perlu melakukan semuanya, cukup pilih salah satunya yang paling mudah dan cocok degan anda.

Semoga informasinya dapat bermanfaat, aamiin…

Baca Juga : Jenis-Jenis Penyakit Kulit Yang Menyerang Anak