Merawat Kulit Bayi dengan Tips Perawatan Berikut Ini

Merawat Kulit Bayi dengan Tips Perawatan Berikut Ini

Merawat kulit bayi sebenarnya tidak terlampau sulit. Hanya saja cara merawat bayi harus hati-hati. Merawat Kulit Bayi dengan Tips Perawatan Berikut Ini!

Merawat Kulit Bayi dengan Tips Perawatan Berikut Ini

OBAT HERBAL PSORIASIS, – Bicara mengenai perawatan untuk kulit bayi, jangan abaikan petroleum jelly. Zat yang satu ini sangat baik untuk kulit bayi. Kulit bayi masih sensitif terhadap bahan wewangian, deterjen, pewarna pakaian, bahkan produk bayi sendiri. Selain itu, ada pula kondisi berkaitan cuaca seperti udara dingin, yang dapat memengaruhi kulit bayi. Agar kulit bayi tidak mudah sakit dan tetap terjaga kesehatannya, ada beberapa cara tepat dalam merawatnya. Cara-cara tersebut adalah :

  • Mandi

Mandi pada bayi yang baru lahir, hanya perlu dua atau tiga kali dalam seminggu. Gunakan air hangat untuk mandi bayi. Pastikan air tersebut hangat, bukan panas. Usapkan sabun pada lap lalu usap perlahan ke tubuh bayi. Gunakan cara itu juga untuk memberi sampo pada kepala bayi. Untuk membersihkan wajah, gunakan bola kapas yang sudah dibasahi dengan air. Setelah selesai, angkat bayi dari air, bungkus tubuh bayi dengan handuk, lalu keringkan.

  • Beri pelembap

Setelah tubuh bayi kering, oleskan pelembap ke kulit tubuhnya. Beri pijatan lembut agar bahan pelembap cepat meresap. Pelembap seperti petroleum jelly, dapat digunakan untuk membuat kulit tubuh bayi terhindar dari kekeringan sekaligus menjaga kelembapan. (Baca Juga : Kantung Zakar Bengkak, Inilah Penyebab dan Penanganannya)

  • Hindari bahan iritan

Sebaiknya berhati-hati dalam menggunakan produk untuk merawat kulit bayi. Beberapa produk mungkin bisa menimbulkan iritasi pada kulitnya. Misalnya bisa berupa parfum atau wewangian atau deterjen yang terkandung di dalam produk sabun mandi, sampo, atau sabun pencuci pakaian.

  • Cuci pakaian baru

Saat ada pakaian baru untuk bayi, termasuk handuk, pastikan mencuci terlebih dahulu sebelum dipakai. Pakaian-pakaian baru mungkin saja sudah terpapar banyak kotoran atau bahan yang tidak ramah terhadap kulit bayi. Jadi, meskipun tampak baru dan bersih, lebih baik hindari risiko yang akan membuat kulit bayi bermasalah.

  • Hindari dari sinar matahari

Hindari menjemur bayi di bawah matahari langsung, terutama bayi di bawah enam bulan. Paparan sinar matahari langsung bisa menjadi bahan berbahaya bagi kulit bayi yang masih tergolong amat sensitif. Jika bayi sudah berusia di atas enam bulan baru bisa dibawa ke luar rumah, tapi berikan pelindung. Pelindung ini bisa berupa pakaian yang menutup seluruh tubuh atau berikan tabir surya yang mengandung sun protection factor (SPF). (Baca Juga : Obat Vitiligo Yang Ampuh)

Pada dasarnya cara merawat kulit bayi tidak sesulit yang Anda bayangkan. Gunakan produk khusus untuk bayi dan Anda hanya perlu memahami cara-caranya di atas dan menerapkannya pada bayi. Meskipun Anda sudah memahami, jika terjadi kelainan pada kulit bayi Anda, segeralah memeriksakannya ke dokter.

Kondisi Kulit Bayi yang Perlu Perawatan Khusus

Beberapa kondisi kulit bayi yang dapat diatasi dengan manfaat petroleum jelly, antara lain:

  • Eksim

Eksim pada bayi biasanya dapat mulai muncul sejak 2 hingga 6 bulan setelah kelahiran (umumnya dimulai sebelum mencapai usia 5 tahun). Tanda-tandanya adalah muncul ruam merah di pipi, kulit pipi kering, gatal, dan bersisik. Penyebab eksim adalah kulit bayi yang sensitif dan kering. Untuk meringankan keadaan ini, oleskan petroleum jelly sebelum makan dan menjelang tidur, guna menjaga kelembapan kulitnya. Tetap mandikan bayi tetapi jangan terlalu sering. Potong kuku bayi selalu pendek agar tidak melukai kulit ketika menggaruk.

  • Ruam popok

Ruam popok dapat dikenali dari ruam merah dengan kulit agak menonjol di daerah yang tertutup popok. Kondisi ini terjadi karena kulit bayi yang masih sensitif kontak langsung dengan kotoran yang ada pada popok. Ruam popok ini cenderung terjadi ketika Anda mengganti menu bayi atau bayi baru saja mengonsumsi makanan baru, sehingga mengubah tekstur dan keadaan kotoran. Menggunakan petroleum jelly dapat membantu mengatasi ruam popok pada bayi. Zat ini bersifat sebagai penghalang yang melindungi kulit dari kotoran yang menyebabkan iritasi. (Baca Juga : Cara Mengobati Psoriasis)

  • Membantu Penyembuhan Luka

Saat penyembuhan luka, kulit cenderung akan mengering, dan tak jarang kondisi ini memperlama penyembuhan luka, terlebih jika bagian tersebut terkelupas. Penggunaan petroleum jelly diketahui dapat membantu proses penyembuhan luka dengan mencegah terbentuknya keropeng pada luka yang mengering. Petroleum jelly juga membantu mengurangi rasa gatal pada saat penyembuhan luka, dan menurunkan risiko terbentuknya bekas luka pada kulit. Misalnya pada penyembuhan luka akibat tergores, atau bahkan pada penyembuhan luka sunat, namun, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk penggunaannya.

Demikian pembahasan mengenai “Merawat Kulit Bayi dengan Tips Perawatan Berikut Ini”. Semoga artikel ini bermanfaat untuk siapa saja yang membacanya.

Baca Juga :

Fakta Kulit Bayi yang Harus Orang Tua Ketahui

Bunda, Beginilah Tips Untuk Merawat Kulit Bayi !

Apa Saja Faktor Utama yang Menyebabkan Kerusakan Kulit?

Fakta Kulit Bayi yang Harus Orang Tua Ketahui

Fakta Kulit Bayi yang Harus Orang Tua Ketahui

Fakta Kulit Bayi yang Harus Orang Tua Ketahui, – Bayi terlahir dengan kulit yang jauh lebih sensitif dibanding orang dewasa. Jika Anda tidak hati-hati dalam merawatnya, bisa-bisa justru berbahaya. Itu sebabnya, memahami segala hal tentang kulit bayi bisa jadi salah satu cara untuk menentukan perawatan yang terbaik untuknya.

Fakta Kulit Bayi yang Harus Orang Tua Ketahui

Fakta penting seputar kulit bayi dan perawatannya

Kulit bayi sangat sensitif

Kulit bayi masih sangat tipis, rapuh, dan sensitif. Itulah sebabnya bayi sangat rawan terhadap ruam, eksim, iritasi, dan bahkan kulit kering. Oleh karena itu, pilihlah produk perawatan bayi yang pH-nya seimbang, bebas dari bahan kimia dan zat alergi, serta 100% bebas deterjen.

Selain itu, pilihlah pakaian lembut dan nyaman untuknya sehingga mengurangi risiko kulitnya bayi teriritasi dan alergi. Merawat kulit bayi memang bisa dibilang sedikit rumit dan butuh ketelatenan yang tinggi. Tapi, dengan memahami tiga kunci ini, mungkin bisa membantu kekhawatiran Anda.

  • Cari tahu kondisi apa saja yang masih bisa Anda obati di rumah.
  • Cari tahu kondisi apa saja yang butuh perawatan medis.
  • Cari tahu bagaimana cara mencegah masalah kulitnya.

Rawan terbakar sinar matahari

Hindari menjemur si kecil di bawah sinar matahari langsung, terutama pada pukul 10 pagi sampai 4 sore. Pasalnya, kulit bayi sangat peka terhadap sinar matahari dan bisa saja terbakar dengan cepat karena ia belum mengembangkan melanin untuk melindungi kulitnya sendiri.

Jadi, jika Anda terpaksa harus membawanya keluar ruangan yang memungkinkan ia terpapar sinar matahari, Anda bisa mengoleskan tabir surya khusus bayi ke kulitnya. Jangan lupa, gunakan juga pelindung kepala, kacamata, dan payung setiap kali Anda mengajaknya ke luar. (Baca Juga : OBAT HERBAL PSORIASIS)

Kulitnya juga bisa jerawatan

Jerawat pada bayi tidak sama dengan jerawat pada remaja. Penelitian menunjukkan bahwa jerawat pada bayi disebabkan karena ragi, bukan minyak. Kulitnya akan lebih berjerawat di sekitar hidung dan pipi. Namun, kondisi ini biasanya bisa hilang sendiri dalam beberapa minggu.

Sering muncul biang keringat

Biang keringat merupakan masalah umum yang sering dialami bayi, menyebabkan bentol-bentol kecil berwarna merah muda. Biasanya biang keringat muncul di bagian tubuh bayi yang paling sering berkeringat, seperti leher, daerah selangkangan, ketiak, dan lipatan kulit.

Lingkungan sejuk dan kering serta pakaian longgar adalah cara terbaik untuk mengatasi kondisi ini.

Kulit kepala berkerak bisa hilang sendiri

Fakta Kulit Bayi yang Harus Orang Tua Ketahui, – Kulit kepala berkerak bisa muncul saat bulan pertama atau kedua kelahirannya. Biasanya kondisi ini tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Kulit kepala berkerak dalam bahasa medis disebut dengan dermatitis seboroik, hal ini disebabkan karena terlalu banyak produksi minyak. Kondisi ini umumnya muncul diikuti dengan ruam merah dan kulit bersisik berwarna kekuningan, tebal, dan disertai minyak di area kepala, alis, kelopak mata, sisi hidung, atau belakang telinga.

Bayi tidak perlu pakai bedak

Bayi dapat menghirup butiran bedak yang sangat halus. Hal ini membuatnya rentan mengalami masalah paru-paru. Apalagi pada bayi yang punya gangguan pernapasan seperti asma. Jadi, sebaiknya hindari penggunaan bedak terlalu sering pada bayi Anda. (Baca Juga : Obat Herbal Dispepsia)

Ruam popok itu bisa dicegah

Jika bayi Anda memiliki kulit merah di sekitar daerah selangkangan, itu tandanya ia mengalami ruam popok. Ruam pokok terjadi akibat iritasi yang dikarenakan :

  • Memakai popok yang terlalu ketat.
  • Memakai popok basah yang terlalu lama.
  • Sensitif terhadap merek deterjen, popok, atau tisu bayi tertentu.

Banyak orangtua baru yang keliru menganggap semua bayi pasti kena ruam popok. Padahal, meskipun kondisi ini cukup umum, ruam popok sangat bisa dicegah. Anda bisa menghindari ruam popok dengan :

  • Segera mengganti popok yang kotor atau basah dan lakukan hal tersebut sesering mungkin.
  • Bersihkan seluruh bagian kulit yang sering tertutup popok sampai tuntas, terutama pada setiap lipatan kulit.
  • Jangan biarkan bayi Anda selalu memakai popok. Kulit bayi juga memerlukan sirkulasi udara yang baik agar bisa “bernapas”. Makin sering kulit bayi terbebas dari popok dan kena udara, risiko ruam popok juga makin berkurang.

Jangan keseringan memandikannya

Ingat, kulit bayi sangat lembut dan sensitif. Jadi pastikan kulitnya terlindungi dengan baik. Kulit bayi yang terlalu sering bersentuhan dengan air, lebih dari tiga kali dalam seminggu, bisa mengikis kadar minyak alami pada tubuhnya. Padahal, minyak tersebut merupakan pelembap alami yang bisa menjaga kulitnya dari kekeringan.

Anda cukup membersihkan tubuhnya dengan hanya mengelapnya menggunakan handuk basah yang lembut sebanyak 2-3 kali dalam seminggu. Khusus area genital, Anda bisa membersihkannya dengan sedikit air atau ditambah sabun. Tapi ingat, pilihlah sabun khusus bayi yang tidak mengandung detergen.

Tidak semua bayi punya tanda lahir

Kebanyakan bayi memiliki tanda lahir di kulitnya. Letaknya pun bisa di mana saja. Tanda lahir, yang umumnya terlihat khas di kulit ini, tidak diwariskan. Jadi, meskipun Anda memiliki tanda lahir di bagian tubuh tertentu, si kecil belum tentu juga memilikinya di tempat yang sama, atau bahkan ia juga bisa tidak memilikinya sama sekali.

Fakta Kulit Bayi yang Harus Orang Tua Ketahui, – Umumnya tanda lahir tidak perlu dikhawatirkan dan tidak perlu perawatan. Tapi, jika tanda lahir si kecil mengkhawatirkan Anda, bicara dengan dokter anak Anda.

Baca Juga :

Bunda, Beginilah Tips Untuk Merawat Kulit Bayi !

Apa Saja Faktor Utama yang Menyebabkan Kerusakan Kulit?

Ladies, Inilah Makanan yang Bisa Bikin Kulit Mulus dan Sehat

Bunda, Beginilah Tips Untuk Merawat Kulit Bayi !

Bunda, Beginilah Tips Untuk Merawat Kulit Bayi !

Bunda, Beginilah Tips Untuk Merawat Kulit Bayi ! Agar kulit bayi tetap lembut dan sehat, Bunda bisa melakukan beberapa tips berikut ini dalam merawat kulit bayi. Simak pembahasannya berikut ini!

Bunda, Beginilah Tips Untuk Merawat Kulit Bayi !

Bayi memiliki kulit yang sangat sensitif. Kulit bayi memang lebih tipis dan lebih rentan mengalami iritasi. Oleh karena itu, menjaga kulitnya tetap sehat merupakan salah satu hal yang penting dalam merawat bayi. Berikut panduan lengkap merawat kulit bayi yang bisa Anda terapkan di rumah mulai hari ini.

Panduan merawat kulit bayi agar tetap sehat dan halus

  • Jangan terlalu sering memandikan bayi

Dimandikan terlalu sering dapat menyebabkan kulit bayi kehilangan minyak alami serta kandungan lainnya, yang sebenarnya dapat memberikan perlindungan terhadap bakteri dan bahan iritan lainnya.

  • Pilih produk perawatan kulit yang sesuai

Gunakanlah sabun dan shampoo yang formulanya telah dibuat sesuai dengan usia bayi Anda. Pastikan juga produk yang digunakan untuk merawat kulit bayi sangat sedikit atau bahkan sama sekali tidak mengandung pewarna, pewangi, alkohol serta bahan kimia lainnya yang dapat berbahaya bagi kulit bayi. Oleh karena itu, cermatilah dulu label komposisi di kemasannya. (Baca Juga : OBAT HERBAL PSORIASIS)

  • Hindari berlebihan pakai bedak bayi

Bedak bayi merupakan salah satu produk perawatan kulit yang sering digunakan. Akan tetapi, Anda perlu hati-hati dalam menggunakannya, bahkan sebisa mungkin menghindarinya. Sebab bedak bayi mengandung partikel yang amat halus sehingga dapat dengan mudah terhirup oleh bayi. Efeknya mungkin tidak baik untuk kesehatannya. Jika Anda menggunakan bedak bayi, gunakan secara tipis pada kulit bayi Anda.

  • Jaga kelembapan kulit bayi

Kulit bayi sangat rentan kering. Oleh karena itu, Anda harus tetap merawat kulit bayi agar kondisinya tetap lembap. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan memakai pelembab khusus bayi setelah mandi. Gunakan pelembap sesering mungkin jika diperlukan, terutama jika cuaca panas dan udara lembap kering.

  • Jangan takut terkena sinar matahari

Penggunaan tabir surya tidak direkomendasikan untuk bayi di bawah usia 6 bulan karena belum terbukti aman untuk kulit bayi pada usia tersebut. Akan tetapi, jangan takut untuk membawa bayi Anda jalan-jalan keluar rumah pada siang hari ketika matahari sedang terik. Pastikan saja sinar matahari tidak langsung mengenai kulit bayi Anda.

Anda dapat membuka penutup stroller serta memakaikan pakaian dan topi pada bayi Anda untuk menghalangi sinar matahari. Ketika bayi Anda sudah menginjak usia 6 bulan, Anda dapat memilih tabir surya yang mengandung bahan inorganic seperti zinc oxide dan titanium oxide karena bahan tersebut tidak menyebabkan iritasi pada kulit bayi. (Baca Juga : Obat Jantung Bocor)

  • Bersihkan area lipatan

Ketika mengoleskan pelembap, pastikan kulit bayi Anda tidak basah. Lotion pelembap dapat mengendap di bagian lipatan kulit yang tipis sehingga rentan mengalami ruam. Ruam juga sering terjadi pada bayi yang menginjak usia 3 bulan ketika bayi sering meneteskan air liurnya. Untuk mencegah ruam kemerahan, bersihkan sudut bibir bayi Anda setidaknya dua kali sehari. Disarankan untuk menggunakan air bila ada susu atau makanan yang tersisa menempel di sekitar bibir.

  • Jaga kebersihan popok bayi Anda

Pastikan popok bayi Anda tetap kering. Selain itu, secepatnya atasi ruam popok pada bayi Anda dan berikan pengobatan yang tepat sesuai dengan penyebabnya.

  • Waspada gejala eksim

Ruam kemerahan yang sering terjadi pada kulit bayi salah satunya disebabkan oleh eksim. Biasanya gejalanya berupa ruam kemerahan kering dan gatal yang sering muncul pada pipi dan dahi. Kebanyakan kasus eksim pada bayi dapat diobati dengan obat yang dijual dengan bebas. Tetapi apabila gejalanya tidak membaik, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis anak.

Bunda, Beginilah Tips Untuk Merawat Kulit Bayi ! – Itulah beberapa tips untuk Bunda dalam merawat dan menjaga kulit bayi agar tetap lembut dan sehat. Dan INGAT!!! Kulit bayi sangat rentan terkena masalah kesehatan. Jadi, Bunda perlu benar-benar menjaga dan merawatnya dengan baik.

Baca Juga :

Apa Saja Faktor Utama yang Menyebabkan Kerusakan Kulit?

Ladies, Inilah Makanan yang Bisa Bikin Kulit Mulus dan Sehat

Cara Alami Mencerahkan Kulit Wajah dengan Mudah

Apa Saja Faktor Utama yang Menyebabkan Kerusakan Kulit?

Apa Saja Faktor Utama yang Menyebabkan Kerusakan Kulit?

Memiliki kulit sehat memang tidak mudah, berbagai kerusakan kulit mengintai setiap orang. Lalu Apa Saja Faktor Utama yang Menyebabkan Kerusakan Kulit? Mari kita simak jawabannya dalam pembahasan beriku ini!

Apa Saja Faktor Utama yang Menyebabkan Kerusakan Kulit?

Salah satu hal yang paling ditakuti adalah terjadinya penuaan dini. Saat ini, tidak jarang jika banyak orang, terutama wanita, berhati-hati untuk mendapatkan kesehatan kulit yang optimal. Sayangnya, perawatan kulit belum tentu membawa hasil yang penting. Untuk melindungi kesehatan kulit, hal utama yang harus dilakukan adalah mencegah kerusakan kulit.

Mengetahui penyebab kerusakan kulit bisa mencegah garis-garis halus dan kerutan seperti kerusakan kulit pada kulit.

Penyebab utama yang membuat kulit rusak

Beberapa penyebab kerusakan pada kulit Anda adalah sebagai berikut :

  • Paparan sinar matahari

Kulit menciptakan vitamin D di tubuh yang menggunakan sinar matahari dan berperan menjaga kesehatan tulang dan gigi. Sayangnya, paparan sinar ultraviolet yang berlebihan dapat benar-benar merusak kesehatan Anda. Kulit Anda mengandung pigmen melanin yang melindungi kulit dari sinar ultraviolet, namun saat terkena sinar ultraviolet, pigmen melanin yang berlebihan justru membuat kulit lebih gelap.

Sinar ultraviolet menembus ke lapisan luar kulit dan lapisan yang lebih dalam, dan sinar ultraviolet dapat merusak atau membunuh sel kulit. Padahal, paparan radiasi ultraviolet untuk waktu yang lama bisa meningkatkan risiko kanker kulit.

Oleh karena itu, untuk melindungi Cooley dari paparan sinar UV, tolong batasi paparan sinar matahari antara pukul 10 pagi sampai 2 siang atau gunakan tabir surya pada waktunya. (Baca Juga : OBAT HERBAL PSORIASIS)

  • Radikal bebas

Radikal bebas adalah zat yang selalu menabrak dinding sel kulit dan menyebabkan kerusakan oksidatif akibat proses oksidasi. Radikal bebas bisa menembus DNA dan menyebabkan kanker kulit. Faktanya, radikal bebas tidak bisa menembus DNA, namun radikal bebas bisa menyebabkan penuaan dini dan kulit kusam, kemungkinan merusak kulit.

Karena itu, untuk mencegah radikal bebas, Anda suka mengonsumsi makanan yang mengandung buah beri, brokoli, wortel, bayam, dan antioksidan seperti ini. Dengan mengonsumsi makanan kaya antioksidan, Anda bisa memurnikan radikal bebas di tubuh dan menunda kerusakan kulit dan proses penuaan.

  • Kurang konsumsi cairan

Air membantu tubuh Anda menumbuhkan sel dan menghasilkan kolagen yang bisa menjaga elastisitas kulit. Karena itu, jika tubuh Anda mengalami dehidrasi atau dehidrasi, kulit kering menjadi terlalu dini dan menjadi rentan terhadap jerawat, infeksi dll. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya dehidrasi pada kulit dianjurkan mengkonsumsi setidaknya 8 cairan per hari.

  • Kurang tidur

Aktivitas padat seringkali tidak mempersingkat waktu tidur Anda. Padahal, kurang tidur menginduksi tampilan lingkaran gelap di bawah mata dan nampaknya selalu lelah, jadi kurang tidur adalah salah satu penyebab kerusakan kulit. Oleh karena itu, tidur adalah salah satu proses penting untuk merevitalisasi kulit Anda, jadi dianjurkan untuk tidur secukupnya dan perlu seperlunya. (Baca Juga : Obat Herbal Dispepsia)

  • Merokok

Merokok mengurangi jumlah nutrisi dan oksigen yang masuk ke dalam kulit Anda karena menyempit pembuluh darah Anda. Akibatnya, kulit kehilangan elastisitasnya dan menjadi sulit sembuh saat terluka.

Selain itu, merokok juga dapat menyebabkan kadar estrogen pada hormon wanita, dan kulit Anda akan membuat kulit Anda tampak lebih kusam dan menyebabkannya menjadi kering sehingga stretch mark dan keriput, rendah. Bahkan dalam kaitannya dengan kesehatan mulut, merokok bisa membuat gigi Anda berwarna kuning dan hitam.

Pada akhirnya, hal yang harus Anda ingat adalah bahwa kulit Anda mencerminkan keseluruhan kesehatan Anda. Karena itu, Anda perlu melindungi diri dari berbagai penyebab kerusakan kulit, termasuk konsumsi makanan sehat dan bergizi, istirahat yang tepat, olahraga rutin, dan hindari stres.

Jadi, Apa Saja Faktor Utama yang Menyebabkan Kerusakan Kulit? Itulah jawabannya yang telah dipaparkan dalam pembahasan di atas. Semoga menjadi manfaat dan menambah pengetahuan, hingga Anda mampu melakukan perawatan agar kulit sehat dan miliki kulit cantik dan sehat.

Baca Juga :

Ladies, Inilah Makanan yang Bisa Bikin Kulit Mulus dan Sehat

Cara Alami Mencerahkan Kulit Wajah dengan Mudah

Punya Masalah Jerawat? Jangan Lupakan Dua Nutrisi Penting Ini!

Ladies, Inilah Makanan yang Bisa Bikin Kulit Mulus dan Sehat

Ladies, Inilah Makanan yang Bisa Bikin Kulit Mulus dan Sehat

Ladies, Inilah Makanan yang Bisa Bikin Kulit Mulus dan Sehat, – Kulit sehat bisa memenuhi tugasnya sebagai pertahanan tubuh pertama melawan bakteri patogen dan perubahan lingkungan. Agar fungsinya bisa bekerja dengan baik, tolong bawa makanan sehat untuk kulit.

Ladies, Inilah Makanan yang Bisa Bikin Kulit Mulus dan Sehat

Fungsi lain dari kulit yang jarang dipahami adalah peran membantu kesehatan tulang. Ya, dengan bantuan sinar matahari dari kulit, bisa diubah menjadi vitamin D yang sangat penting untuk tulang.

Ingatlah bahwa kulit adalah bagian yang paling terlihat dari tubuh. Penting untuk mengamankan organ tubuh terluas kesehatan tubuh manusia. Salah satu faktor pendukungnya adalah makanan. Mari kita diskusikan jenis makanan apa yang akan diprioritaskan untuk menunjang kesehatan kulit.

  • Ubi Jalar

Karena kita sering dianggap membuang gas, apakah Anda ingin menghindari makanan ini? Karena memiliki efek positif pada kulit, Anda harus memikirkannya.

Ubi jalar membantu meringankan tanda-tanda kerutan dan penuaan kulit. Alasannya adalah makanan ini kaya akan vitamin A. Apa yang terjadi jika Anda menambahkan ubi jalar ke makanan Anda alih-alih mempercayakan perawatan kulit ke produk kecantikan yang berbahaya?

  • Labu Kuning

Apakah Anda membeli labu untuk hiasan Halloween saja? Anda perlu membuat labu sebagai bagian dari makanan sehat Anda. Buah ini merupakan sumber karotenoid yang berperan penting dalam memerangi radikal bebas. Dengan kata lain, labu kuning bisa menjadi salah satu senjata untuk mencegah kulit keluar dari penuaan dini.

Selain itu, labu juga mengandung vitamin A, C, dan E yang diperlukan untuk kulit. Dengan mengonsumsi labu, tubuh diberi cukup serat dan kelembaban.

  • Ikan

Jika menurut Anda ikan itu hanya bagus untuk menunjang perkembangan otak, Anda juga tahu bahwa kulit mendapat manfaat positif dari makanan ini. Karena daging kaya akan asam lemak omega-3, orang yang Anda suka bisa makan salmon. Asam lemak omega-3 merupakan sumber yang memperkaya lemak tubuh.

Dengan cukup membutuhkan lemak, Anda bisa melindungi kulit dari kondisi kusam dengan cara mengeringkan kulit. Orang yang diet rendah lemak, namun tidak ingin melukai kesehatan kulit, adalah pilihan yang baik untuk makan ikan. (Baca Juga : Obat Jantung Bocor)

  • Teh Hijau

Apakah Anda ingin bersantai sambil minum yang membuat kulit Anda sehat? Itu sebabnya teh hijau adalah jawaban yang bijak. Minuman ini mengandung senyawa katekin yang berfungsi sebagai zat antioksidan. Katekin dalam teh hijau telah terbukti efektif terhadap peradangan kulit dan tumor ganas.

Agar manfaat yang ada dalam teh hijau berlangsung lama di tubuh, sebaiknya tambahkan jus jeruk ke minumannya. Jus jeruk memperlambat kecernaan bahan gizi teh hijau, sehingga kebaikannya menjadi lebih terasa oleh tubuh.

  • Alpukat

Alpukat mengandung lemak sehat, vitamin A, vitamin C, serat. Kandungan berbagai zat merupakan kombinasi yang sangat baik yang memberi nutrisi pada kulit.

Kandungan lemak buah alpukat bermanfaat untuk mengurangi kerusakan kulit. Salah satu kerusakan kulit minimal ini disebabkan oleh sinar matahari, seperti penuaan dini pada kulit yang menyebabkan kerutan kulit. Studi tersebut menunjukkan salah satu mekanisme dimana alpukat meningkatkannya dengan memperbaiki perbaikan DNA.

  • Brokoli

Sayuran tidak menolak untuk makan sayuran. Sayuran hijau seperti brokoli tahu bahwa Anda bisa membuat kulit Anda muda akhirnya dengan membantu bertarung dengan munculnya garis-garis halus dan keriput.

Semakin banyak warna yang dikandung sayuran dan buah-buahan, semakin banyak nutrisi yang dikandungnya. Brokoli adalah warna gelap yang mengandung vitamin A dan C.

Ladies, Inilah Makanan yang Bisa Bikin Kulit Mulus dan Sehat, – Bagi yang ingin memiliki kulit sehat sampai lanjut usia, akan sangat membantu untuk mengonsumsi makanan sehat pada kulit di atas. Mohon konfirmasikan bahwa itu seimbang dengan gaya hidup sehat dan olahraga teratur agar hasilnya lebih optimal.

Baca Juga :

Cara Alami Mencerahkan Kulit Wajah dengan Mudah

Punya Masalah Jerawat? Jangan Lupakan Dua Nutrisi Penting Ini!

Apa Bedanya Jerawat Batu Dengan Jerawat Biasa?

Cara Alami Mencerahkan Kulit Wajah dengan Mudah

Cara Alami Mencerahkan Kulit Wajah dengan Mudah

Siapa sih yang gak mau punya kulit wajah cerah dan bersih? Mau tau Cara Alami Mencerahkan Kulit Wajah dengan Mudah? Simaklah tips-tips berikut ini, dan cobalah Anda aplikasikan! Aman, tanpa ribet dan tanpa mengeluarkan biaya mahal yang belum tentu aman dan belum tentu hasilnya.

Cara Alami Mencerahkan Kulit Wajah dengan Mudah

Memiliki kulit wajah yang cerah dan bersih memang banyak diidamkan, dan hampir setiap wanita pasti menginginkan hal yang sama demikian. Maka tak heran banyak produk-produk kosmetik yang beredar di pasaran dan banyak iklan-iklan produk kosmetik yang menjanjikan kulit wajah yang cerah. Diantara banyaknya produk-produk kosmetik tersebut, tidak sedikit produsen atau oknum nakal yang menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya dalam pembuatan produk pencerah wajah. Dan tentu hal itu menjadi sebuah ancaman. Oleh karena itu, daripada membeli produk-produk pencerah kulit dengan harga mahal yang belum tentu khasiatnya serta keamanannya, sebaiknya Anda coba cara alami untuk mencerahkan kulit wajah.

Menggunakan Tabir Surya

Paparan sinar matahari memang menjadi sebuah ancaman yang cukup serius. Meskipun hakikatnya sinar matahari memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan, tapi jika terlalu sering atau berlebihan terkena paparan sinar matahari maka justru akan beresiko terhadap kesehatan kulit. Paparan sinar matahari berisiko mempercepat timbulnya keriput sehingga kulit terlihat kusam, dan menyebabkan bercak-bercak pada wajah.

Saat terpapar UVA dan UVB dari sinar matahari, kulit akan memproduksi melanin yang membuat kulit menjadi lebih gelap. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi bahaya paparan sinar matahari adalah dengan menggunakan tabir surya dengan SPF tinggi, minimal 15, terutama jika Anda beraktivitas di luar ruangan. Hal itu dapat mengurangi risiko perubahan warna kulit ini. Tabir surya tersebut sebaiknya terus digunakan meskipun cuaca sedang hujan atau tidak panas. Selain itu, Anda juga sebaiknya menggunakan pakaian dengan lengan panjang, kacamata hitam dan topi saat Anda beraktivitas di luar ruangan. (Baca Juga : OBAT HERBAL PSORIASIS)

Membersihkan dan Merawat Kulit Wajah Tiap Hari

Agar kulit wajah cerah dan bersinar, maka bisa Anda mulai dengan menjaga kulit wajah bersih serta rutin merawatnya setiap hari. Berikut ini ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan secara konsisten, yakni :

  • Cuci wajah paling tidak 2 kali sehari, yakni pagi dan malam. Untuk membersihkan wajah dari minyak dan kotoran.
  • Untuk lebih mencerahkan kulit wajah, sesekali gunakan scrub untuk mengangkat sel kulit mati.
  • Gunakan moisturizer sesuai jenis kulit. Jika jenis kulit Anda kering, sebaiknya gunakan krim lebih tebal. Jika jenis kulit berminyak, sebaiknya mengaplikasikan krim yang lebih ringan.

Konsumsi Makanan Sehat dan Mencukupi Konsumsi Air Putih

Untuk mencerahkan kulit wajah tidak hanya dari luar saja, namun juga perlu tindakan dari dalam, yakni dengan cara seperti berikut ini :

  • Saat kulit beregenerasi, sel kulit lama akan meluruh digantikan sel kulit baru. Dengan mencukupi konsumsi air putih, maka Anda dapat memperlancar proses regenerasi sel kulit tersebut. Minumlah air putih setidaknya 6-8 gelas sehari, agar kulit wajah cerah.
  • Konsumsilah makanan yang mengandung vitamin, terutama vitamin A, C, dan E, variasikan dengan makanan yang mengandung tinggi nutrisi dan serat. Bisa diperoleh dari buah dan sayuran.
  • Konsumsi juga suplemen minyak ikan yang mengandung Omega-3.

Menciptakan Ramuan Sendiri dengan Bahan-Bahan Alami

Ada bahan-bahan dari alam yang biasa tersedia di pasar atau kantong belanjaan Anda yang sebenarnya dapat digunakan untuk mencerahkan kulit wajah. Berikut adalah beberapa di antaranya:

*Asam sitrat dalam jus lemon adalah bahan pembersih alami yang dapat mencerahkan kulit. Cara-caranya mudah saja untuk mengaplikasikan bahan ini. (Baca Juga : Obat Jantung Bocor)

  • Ambil setengah lemon, peras, kemudian campur dengan air setengah gelas.
  • Celupkan kapas ke campuran ini, kemudian oleskan pada wajah. Diamkan selama 15-20 menit. Selama itu pula, jangan pergi keluar ruangan karena kulit menjadi sangat sensitif terhadap sinar matahari.
  • Setelah membasuh seluruh permukaan wajah, oleskan moisturizer pada kulit.
  • Demi mendapatkan hasil yang efektif, coba ulangi 2-3 kali dalam sepekan.

*Kunyit dipercaya menghambat produksi melanin sehingga dapat mencerahkan kulit wajah. Campur bubuk kunyit dengan minyak zaitun, oleskan pada wajah dengan gerakan memutar. Bilas hingga bersih setelah didiamkan 15-20 menit pada wajah. Lakukan 1-2 kali dalam seminggu.

*Masker madu dapat berperan sebagai bahan antibakteri dan pelembap. Campurkan madu dan yogurt tanpa rasa secukupnya, lalu oleskan pada kulit wajah. Basuh dengan air hangat setelah didiamkan selama 15 menit.

*Kandungan vitamin C dalam kentang dapat membantu mencerahkan kulit wajah. Potong kentang mentah menjadi dua, lalu usapkan pada kulit wajah. Biarkan selama 15-20 menit sebelum dibersihkan.

*Lidah buaya dapat meredakan kulit yang kemerahan. Patahkan lidah buaya dan usapkan gel-nya pada permukaan kulit. Anda boleh membiarkannya ataupun membersihkannya saat kulit sudah terasa lengket.

*Pepaya yang kaya vitamin A, E, dan C dapat dioleskan pada kulit wajah dengan membuatnya menjadi bubur dengan cara dihancurkan, kemudian dipadukan dengan air. Simpan di dalam lemari es sebelum dioleskan pada wajah.

Cara Alami Mencerahkan Kulit Wajah dengan Mudah, – Akan tetapi berbagai cara di atas tidak akan berhasil jika tidak didukung dengan gaya hidup yang sehat. Menghentikan kebiasaan merokok, berolahraga teratur, istirahat secukupnya, dan menghindari stres adalah cara-cara alami yang sehat untuk mendukung proses pencerahan kulit wajah secara alami.

Baca Juga :

Punya Masalah Jerawat? Jangan Lupakan Dua Nutrisi Penting Ini!

Apa Bedanya Jerawat Batu Dengan Jerawat Biasa?

Apa Penyebab Kulit Kepala Gatal? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Punya Masalah Jerawat? Jangan Lupakan Dua Nutrisi Penting Ini!

Punya Masalah Jerawat? Jangan Lupakan Dua Nutrisi Penting Ini!

Punya Masalah Jerawat? Jangan Lupakan Dua Nutrisi Penting Ini! Mari kita simak pembahasan berikut ini mengenai nutrisi penting yang ampuh dalam membasmi masalah jerawat!

Punya Masalah Jerawat? Jangan Lupakan Dua Nutrisi Penting Ini!

Jerawat adalah kelainan yang berasal dari hormon dan zat pada kelenjar minyak di kulit dan folikel rambut. Faktor ini menyebabkan pori-pori tersumbat dan jerawat pun muncul. Jerawat biasanya muncul pada muka, leher, punggung, dada, dan pundak. Walaupun bukanlah masalah yang mengancam, jerawat dapat menjadi sumber tekanan emosional yang signifikan. Jerawat yang parah dapat menyebabkan bekas luka permanen.

Tanpa pengobatan, dapat muncul flek dan bekas luka pada kulit setelah jerawat hilang. Mengobati jerawat juga dapat meningkatkan rasa percaya diri.

Apa penyebab jerawat?

Penyebab jerawat tidak diketahui. Dokter menduga beberapa faktor tertentu dapat memicu jerawat, yaitu:

  • Peningkatan hormon pada masa pubertas (menyebabkan kelenjar minyak mudah tersumbat)
  • Perubahan hormon saat kehamilan
  • Memulai atau berhenti mengonsumsi pil KB
  • Keturunan
  • Obat-obatan tertentu
  • Riasan wajah yang berminyak

Beberapa faktor dapat memperburuk jerawat:

  • Perubahan hormon pada remaja dan wanita dewasa, 2 – 7 hari sebelum menstruasi
  • Tekanan dari helm, tas ransel, atau kerah yang ketat
  • Polusi dan kelembapan yang tinggi
  • Memecahkan jerawat
  • Gesekan yang keras pada kulit

Siapapun dapat memiliki jerawat. Jerawat umumnya terjadi pada remaja dan dewasa muda. Sekitar 80% orang berusia 11 sampai 30 memiliki masa berjerawat. Pada kebanyakan orang, jerawat biasanya hilang pada sekitar usia 30 tahun, namun beberapa orang berusia 40 sampai 50 tahun memiliki masalah jerawat ini. (Baca Juga : OBAT HERBAL PSORIASIS)

Dua Nutrisi Penting Untuk Mengatasi Jerawat

Banyak cara menghilangkan jerawat, dari obat-obatan dokter sampai pengobatan rumahan. Tapi tidak jarang menu makan sehari-hari Anda juga menjadi salah satu faktor penting dalam pengobatan jerawat. Walaupun hubungan antara pola makan dengan kasus jerawat masih belum dapat dipastikan, sudah banyak penelitian medis yang membahas pengaruh konsumsi nutrisi tertentu terhadap pertumbuhan jerawat. Para pakar kesehatan percaya bahwa asupan Vitamin A dan Omega 3 dari makanan harian dapat membantu masalah jerawat yang Anda alami. Berikut penjelasannya.

Bagaimana makanan kaya vitamin A bisa menghilangkan jerawat?

Vitamin A merupakan salah satu vitamin yang paling mudah didapat baik dari daging maupun sayuran. Vitamin A banyak ditemukan di sayuran wortel, selada, brokoli, dan berbagai jenis sayuran lainnya. Selain itu vitamin A dapat ditemukan pada daging ikan dan hati. Namun karena vitamin A merupakan vitamin yang larut lemak, maka disarankan untuk mengonsumsi vitamin A dengan lemak agar dapat diserap tubuh lebih optimal.

Vitamin A memiliki pengaruh penting terhadap kesehatan kulit seseorang. Krim wajah bervitamin A (retinol) itu sendiri sudah dikenal keampuhannya untuk menjaga elastisitas kulit dan menghilangkan jerawat. Salah satu contohnya adalah isotretinoin yang merupakan turunan vitamin A. Isotretinoin bekerja mengurangi produksi minyak alami wajah (sebum). Oleh karena itu konsumsi vitamin A dianggap memiliki peranan terhadap pengendalian jerawat. Vitamin A juga memiliki efek anti proliferatif pada kulit, yang menghambat penumpukan sel tanduk yang dapat menjadi salah satu faktor munculnya jerawat.

Sebaliknya, kekurangan vitamin A justru dapat menyebabkan kulit kering. (Baca Juga : Obat Jantung Bocor)

Bagaimana makanan tinggi omega 3 bisa menghilangkan jerawat?

Jerawat dapat terjadi karena adanya peradangan sehingga menyebabkan timbulnya jerawat dengan gejala nyeri, kemerahan, dan bengkak. Nah, satu penelitian membuktikan bahwa orang yang rutin mengonsumsi ikan berminyak (salmon, tuna, mackerel, sarden) memiliki kulit wajah yang lebih terlindungi dari jerawat. Pasalnya, ikan berlemak mengandung tinggi omega 3 yang dapat menghambat terjadinya peradangan.

Omega 3 sendiri merupakan asam lemak yang mengandung berbagai fungsi untuk kerja tubuh, salah satunya dalam mengatur peradangan. Kekurangan asam lemak ini dapat menyebabkan kulit kering, gatal, dan bersisik.

Selain fungsinya untuk mengurangi inflamasi yang berperan dalam pembentkan jerawat, omega 3 juga memiliki fungsi untuk memperlancar peredaran darah dan kesehatan jantung. Omega 3 dapat didapat dari ikan dan makanan laut atau seafood lainnya. Bahkan saat ini omega 3 dapat diperoleh dengan mudah dari berbagai suplemen minyak ikan yang dijual di pasaran.

Baca Juga :

Apa Bedanya Jerawat Batu Dengan Jerawat Biasa?

Apa Penyebab Kulit Kepala Gatal? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Beragam Cara Untuk Menghilangkan Bekas Luka

Apa Bedanya Jerawat Batu Dengan Jerawat Biasa?

Apa Bedanya Jerawat Batu Dengan Jerawat Biasa?

Apa Bedanya Jerawat Batu Dengan Jerawat Biasa? Mau tau perbedaan jerawat batu dengan jerawat biasa? Mari kita simak jawabannya dalam pembahasan berikut ini!

Apa Bedanya Jerawat Batu Dengan Jerawat Biasa?

Seperti yang Anda tahu, jerawat batu merupakan jenis jerawat yang paling menyebalkan bagi sebagian orang. Ya, meskipun kecil, namun sayang jerawat ini cukup sulit untuk dibasmi hanya dengan menggunakan obat jerawat. Bahkan jika Anda mengeluarkan secara paksa isi jerawat batu, dapat menimbulkan efek samping seperti ‘bopeng’ pada permukaan kulit wajah.

Apa itu jerawat batu?

Jerawat batu adalah jenis jerawat yang menyebabkan wajah menjadi kemerahan disertai benjolan lembut yang berisi nanah. Jerawat ini pada umumnya akan menyebabkan rasa sakit, gatal dan ngilu ketika Anda mengalaminya. Terjadinya jerawat jenis ini, biasanya disebabkan oleh minyak dan sel kulit mati yang berada di dalam rambut halus di wajah mengalami infeksi atau pecah.

Sayangnya, jerawat ini tidak hanya timbul di daerah sekitar wajah, tetapi juga dapat menyebar di dada, punggung, lengan atas, dan bahu. Jerawat batu juga biasanya timbul di usia remaja atau sekitar usia 20 tahun. Biasanya, orang yang berusia lebih muda atau lebih tua juga bisa mengalami jerawat batu. (Baca Juga : OBAT HERBAL PSORIASIS)

Apa boleh memencet atau mengeluarkan dengan tangan?

Semua juga tahu, kalau rasanya memencet jerawat itu sakit. Tak terkecuali juga dengan jerawat batu. Dr. Amy Weschler, seorang dermatolog di Amerika Serikat, tidak menyarankan bagi siapapun untuk memencet dan mengeluarkan jerawat batu secara paksa. Syukur-syukur kalau isi jerawat bisa keluar, kalau tidak? Luka terbuka pada wajah ditambah isi jerawat yang belum keluar bisa menyebabkan masalah baru, yaitu infeksi. Kulit wajah juga dijamin akan memiliki bekas luka merah yang berakhir kehitaman, dan yang paling parahnya adalah bopeng atau terjadinya kondisi kulit cekung tidak merata.

Dr. Wechsler menyarankan, bila Anda ingin menghilangkan jerawat batu dengan tepat, segeralah konsultasi ke dokter. Dengan berkonsultasi pada dokter, Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat dan aman. Selain itu, dokter pun mungkin bisa melakukan tindakan yang lebih cepat untuk menyembuhkan jerawat dari pada hanya sekadar memencet dan mengeluarkannya begitu saja. Untuk penanganan sementara, Anda bisa mengompres jerawat dengan kantong es guna membantu meringankan rasa sakit dan bengkak jerawat yang meradang.

Berapa lama jerawat batu hinggap di wajah?

Dari beberapa jenis jerawat yang bisa hinggap di wajah, jerawat batu merupakan jerawat yang bisa bertahan cukup lama di wajah. Jerawat batu umumnya bisa bertahan selama berminggu-minggu bahkan hingga berbulan-bulan di wajah. (Baca Juga : Obat Sinusitis Ampuh)

Lalu, menurut Wechsler, bekas jerawat jenis batu ini bisa memicu kulit menghasilkan sel pigmen baru. Maksudnya, bekas jerawat Anda akan mengalami warna yang lebih gelap dan lebih lama hilangnya.

Disarankan untuk mengenakan tabir surya setiap hari akan membantu melindungi kulit Anda dari sinar UV yang berbahaya. Atau Anda bisa mencoba produk vitamin atau krim dengan kandunga vitamin C yang bisa membantu mengatasi perubahan warna akibat bekas luka jerawat.

Bagaimana cara menghindarinya?

Menjaga kebersihan wajah dan juga memperhatikan setiap makanan yang dikonsumsi sehari-hari merupakan salah satu cara pencegahan yang ampuh untuk menghindari berbagai jenis jerawat. Tapi, biasanya jerawat akan muncul jika kulit wajah Anda sering terpapar kuman dan bakteri, seperti dari tangan, alas bedak, atau bahkan handuk habis mandi.

Apa Bedanya Jerawat Batu Dengan Jerawat Biasa? – Dr. Weschsler mengatakan bahwa jerawat batu bisa dicegah dengan eksfoliasi wajah secara rutin dengan menggunakan produk yang mengandung asam salisilat, asam glikolat dan scrub. Jangan lupa juga untuk menghidrasi kulit, dengan menggunakan pelembab setiap hari.

Baca Juga :

Apa Penyebab Kulit Kepala Gatal? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Beragam Cara Untuk Menghilangkan Bekas Luka

Hati-Hati, Produk Make Up Ada Masa Kedaluwarsa

Apa Penyebab Kulit Kepala Gatal? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Apa Penyebab Kulit Kepala Gatal? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Apa Penyebab Kulit Kepala Gatal? Bagaimana Cara Mengatasinya? Mari kita temukan jawabannya dalam pembahasan selengkapnya berikut ini!

Apa Penyebab Kulit Kepala Gatal? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kulit kepala Anda terasa gatal? Risih dan merasa terganggu dengan kulit kepala yang terasa gatal? Ada beberapa kondisi yang menyebabkan kulit kepala terasa gatal, bisa karena ketombe, psoriasis, atau kurap. Masing-masing gangguan kesehatan tersebut memiliki penyebab yang berbeda dan juga karakter penyakit yang juga berbeda. Kenali masing-masingnya dan temukan cara mengatasinya di bawah ini yang akan kita bahas!

Penyebab Kulit Kepala Gatal

Seperti yang telah disebutkan tadi, kulit kepala yang gatal bisa disebabkan oleh beberapa kondisi. Anda perlu mengetahui apa penyebab kulit kepala gatal yang tengah Anda alami, karena hal itu akan menentukan cara mengatasinya. Pasalnya, masing-masing penyebab kulit kepala gatal memiliki cara penanganan dan perawatan yang berbeda. Dan berikut ini adalah penyebab kulit kepala gatal, yaitu :

  • Ketombe

Kondisi yang satu ini memang paling umum menyebabkan kulit kepala gatal. Namun meski begitu, ketombe tidak bisa dianggap sepele dan dibiarkan. Karena jika dibiarkan begitu saja, ketombe bisa saja merusak kulit kepala. Ketombe biasanya terjadi karena disebabkan oleh jamur yang tumbuh secara berlebihan dan menyebabkan timbulnya minyak serta sel-sel mati di kulit kepala. Hal itulah yang menimbulkan serpihan atau kulit yang mengelupas dan gatal di kulit kepala. Ketombe juga bisa muncul akibat kulit kepala yang sensitif terhadap produk tertentu. Serta penggunaan banyak produk penataan rambut atau akibat terlalu sering mencuci rambut.

  • Psoriasis

Masalah kulit yang satu ini merupakan masalah yang cukup serius, karena psoriasis sangat berbeda dengan penyakit kulit pada umumnya. Psoriasis juga sebenarnya tidak hanya menyerang kulit kepala saja namun pada kulit seluruh anggota badan juga bisa terkena psoriasis. Psoriasis terjadi akibat sel kulit yang tumbuh terlalu cepat, sehinga mengakibatkan serangkaian gejala seperti penebalan kulit, gatal-gatal dan perih pada kulit, kulit merah meradang, atau kulit mengelupas. Pada kulit kepala, gejala psoriasis menyerupai ketombe di mana kulit mengelupas dan terdapat serpihan atau sisik berwarna keperakan, serta disertai gatal-gatal, perih dan panas. (Baca Juga : OBAT HERBAL PSORIASIS)

Psoriasis sebenarnya tergolong penyakit autoimun, yaitu sebuah penyakit akibat reaksi kekebalan tubuh (imun) yang terlalu aktif. Namun penyebabnya sampai saat ini sebetulnya belum dapat diketahui secara pasti, hanya beberapa faktor saja yang diduga menjadi pemicu psoriasis. Selain di kulit kepala, psoriasis juga sering ditemukan pada siku, lutut, dan punggung. Kulit kepala yang gatal akibat psoriasis bisa juga menyebabkan kulit kepala berdarah, jika sisik pada kulit kepalanya dikupas atau diangkat. Oleh karena itu, jika kulit kepala gatal Anda disebabkan oleh psoriasis, maka jangan pernah menggaruk ataupun mengupas sisik-sisik atau di kulit kepala yang terasa gatal tersebut, karena hal itu justru bisa semakin memperparah kondisinya.

  • Kurap

Kurap di kulit kepala merupakan infeksi jamur dari lapisan luar kulit kepala dan rambut. Biasanya kurap ini menyebabkan ruam dengan pinggiran yang kemerahan dan teraba menonjol seperti cacing, dan membentuk cincin. Gejala kurap di kulit kepala bisa bervariasi, seperti kulit kepala gatal, bagian kepala yang terkena kurap menjadi botak, serta kulit kepala yang bersisik. Kurap di kepala termasuk masalah kulit kepala yang dapat menular dan paling sering terjadi pada anak usia sekolah.

Kulit kepala yang gatal memang sangat mengganggu, dan penyebabnya di atas mulai dari masalah yang tergolong ringan, hingga serius. Kulit kepala gatal juga tidak hanya mengganggu kenyamanan dan kesegaran rambut saja, tapi juga bisa merusak penampilan. Pasalnya, kulit kepala gatal juga sering disertai oleh serpihan putih di kulit kepala.

Selain beberapa masalah di atas, kulit kepala gatal juga bisa disebabkan oleh alergi pada produk perawatan rambut. Seperti, penggunaan hair spray untuk membuat rambut menjadi lebih keras, penggunaannya dapat membuat kulit kepala gatal, karena hair spray secara perlahan memberikan sensasi rambut seperti tertarik sehingga membuat kulit kepala gatal. (Baca Juga : Obat Herbal Kista)

Cara Mengatasi Kulit Kepala Gatal

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, untuk mengatasi kulit kepala yang gatal bisa dilakukan dengan cara yang berbeda-beda tergantung dari apa yang menjadi penyebabnya. Dan berikut ini ada beberapa cara mengatasi kulit kepala yang gatal sesuai dengan penyebab-penyebabnya, yaitu :

  • Ketombe

Jika kulit kepala gatal yang Anda alami disebabkan karena ketombe yang tidak tergolong parah, maka cara mengatasinya adalah bisa dengan keramas menggunakan sampo yang mengandung zinc pyrithione, selenium, atau minyak pohon teh. Zinc pyrithione merupakan antifungal dan antibakteri yang bisa mengurangi jamur penyebab ketombe. Sementara itu, bahan alami seperti minyak esensial pohon teh juga mengandung antifungal dan antibakteri. Bahan ini bisa mencegah kulit kepala dari infeksi yang dapat memicu gatal-gatal di kulit kepala. Anda dapat mencampurkan 10 tetes minyak zaitun dengan satu tetes minyak pohon teh, kemudian dioleskan pada kulit kepala yang gatal, lalu diamkan selama kurang lebih 5 menit, setelah itu cuci hingga bersih.

  • Psioriasis

Untuk mengatasi psoriasis sebeneranya bukan hal yang mudah, karena penyebab penyakit ini sendiri belum diketahui secara pasti. Akan tetapi beberapa kasus masih bisa diatasi dengan beberapa cara, hanya saja hal itu bergantung juga pada tingkat keparahannya serta reaksi tubuh dari penderitanya. Jika Anda mengalami psioriasis yang ringan atau sedang, maka Anda bisa menggunakan sampo yang ada kandungan Salicylic Acid atau Asam Salisilat, minyak atau krim yang mengandung Coal Tar atau Ter Batubara. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan pelembap dalam bentuk salep oles atau cuka apel. Caranya adalah dengan mencampurkan 2 sendok air dan 1 sendok cuka apel, lalu oleskan ke kulit kepala yang gatal akibat psoriasis, kemudian diamkan selama kurang lebih 10 menit, setelah itu cuci rambut hingga bersih. Lakukan selama beberapa kali dalam seminggu. Namun, sebelum Anda memutuskan melakukan cara penangan di atas, sebaiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

  • Kurap

Guna menghindari penularan, dokter biasanya akan menyarankan Anda untuk menggunakan sampo tertentu untuk menghilangkan jamur dari kulit kepala. Selain itu, dokter Anda mungkin juga akan meresepkan obat oral antifungal yang perlu dikonsumsi sekitar 6 minggu, seperti obat yang mengandung griseofulvin dan terbinafine.

Rambut adalah mahkota bagi seseorang, jaga kesehatan rambut dan kulit kepala dengan menjaga kebersihannya agar terhindar dari beragam penyebab masalah di kulit kepala.

Apa Penyebab Kulit Kepala Gatal? Bagaimana Cara Mengatasinya? – Guna mengatasi kulit kepala gatal, jika masih tergolong ringan, Anda mungkin dapat mengatasinya dengan beragam sampo atau obat yang bisa Anda dapatkan di toko. Namun, jika gatal di kulit kepala diikuti oleh beragam gejala yang sangat mengganggu, segera konsultasikan dengan dokter. Agar tidak semakin parah dan menganggu aktivitas serta penampilan Anda.

Baca Juga :

Beragam Cara Untuk Menghilangkan Bekas Luka

Hati-Hati, Produk Make Up Ada Masa Kedaluwarsa

Bahan Alami Yang Ampuh Menghilangkan Komedo

Beragam Cara Untuk Menghilangkan Bekas Luka

Beragam Cara Untuk Menghilangkan Bekas Luka

Anda menderita bekas luka yang sulit dihilangkan? Jangan khawatir, karena berikut ini ada Beragam Cara Untuk Menghilangkan Bekas Luka yang bisa anda coba lakukan. Simak apa saja cara-cara yang bisa anda lakukan untuk menghilangkan bekas luka yang membandel!

Beragam Cara Untuk Menghilangkan Bekas Luka

Kehadiran bekas luka yang membandel dan sulit dihilangkan memang menjadi masalah yang cukup serius, karena bekas luka tersebut sering kali membuat penderitanya kehilangan kepercayaan diri. Hal itu cukup serius karena akan berdampak pada kualitas hidup seseorang. Baik di badan maupun di wajah, bekas luka tentu akan menganggu penampilan dan membuat penderitanya tidak percaya diri.

Nah oleh karena itu, serangkaian cara akan selalu berusaha dilakukan untuk menghilangkan bekas luka tersebut. Untuk mendapatkan tubuh yang mulus, seseorang bisa melakukan berbagai macam cara untuk menghilangkan bekas luka yang menggangu, bisa menggunakan krim yang dipercaya dapat menghilangkan bekas luka, atau menggunakan bahan-bahan alami, atau bisa juga melalui prosedur medis yang direkomendasikan dokter.

Benarkah Vitamin E Ampuh Menghilangkan Bekas Luka?

Salah satu yang dipercaya dapat menghilangkan bekas luka adalah vitamin E. Ya, vitamin ini memang dikenal memiliki manfaat yang sangat baik untuk kulit. Tapi, apakah benar vitamin E ampuh untuk menghilangkan bekas luka? Dari sebuah studi yang telah dilakukan, hasilnya menunjukkan bahwa menggunakan vitamin E sebelum dan sesudah operasi memang dapat mempercepat penyembuhan luka dan mencegah munculnya keloid atau bekas luka.

Anda bisa menggunakan salep, krim, atau suplemen yang mengandung vitamin E untuk menghilangkan bekas luka. Atau Anda juga bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung cukup vitamin E, seperti sayuran hijau, kacang, dan biji-bijian. Meski begitu, penggunaan vitamin E sebagai cara untuk menghilangkan bekas luka masih belum terbukti jelas, perlu lebih banyak penelitian lagi. (Baca Juga : OBAT HERBAL PSORIASIS)

Hilangkan Bekas Luka Membandel dengan Cara Medis

Ada beragam cara untuk menghilangkan bekas luka yang membandel melalui cara medis. Cara medis yang dilakukan untuk menghilangkan berbeda-beda  disesuaikan dengan jenis luka dan lokasinya. Jika Anda sudah melakukan cara untuk menghilangkan bekas luka dengan menggunakan salep, krim, atau suplemen vitamin E namun bekas luka tidak kunjung hilang, maka Anda bisa mencoba untuk menggunakan beberapa cara berikut ini, diantaranya :

  • Dermabrasi

Dermabrasi bisa dipilih jika Anda memiliki bekas luka yang berbentuk seperti menggumpal atau lebih tinggi dari kulit sekitarnya. Cara dermabrasi dilakukan dengan menggunakan alat khusus yang akan mengikis bagian permukaan kulit bekas luka. Hasilnya, lapisan kulit yang baru akan terlihat lebih rata dan halus.

  • Microdermabrasi

Microdermabrasi biasanya dipilih untuk menangani bekas yang lebih kecil atau dangkal, seperti luka bekas jerawat yang ringan, bintik penuaan, kekusaman, dan garis halus pada kulit. Baik dermabrasi maupun microdermabrasi bisa anda dapatkan di dokter kecantikan atau dermatologis.

  • Suntikan Steroid

Suntikan steroid biasanya dipilih untuk menangani bekas luka hypertrophic atau luka keloid. Cara menghilangkan bekas luka menggunakan suntikan steroid dapat membantu dalam melunakkan tampilan bekas luka keloid atau luka hypertrophic. Steroid akan disuntikan ke dalam bekas luka berulang kali dalam jangka waktu yang cukup panjang, guna meratakan bekas luka tersebut. (Baca Juga : CARA MENGOBATI PSORIASIS)

  • Laser Resurfacing

Laser resurfacing memiliki prosedur yang tidak jauh berbeda dengan dermabrasi, dan tidak seperti perawatan laser sebelumnya yang membutuhkan waktu pemulihan lebih lama. Penggunaan laser jenis terbaru saat ini untuk menangani bekas luka dapat memberikan hasil yang lebih halus, karena bekerja pada jaringan kolagen dalam dermis tanpa menghilangkan lapisan atas kulit.

  • Balut Tekan Bersilikon

Balut tekan bersilikon digunakan untuk menangani luka bekas cangkok kulit atau luka bakar besar. Dengan menggunakan metode ini, hasilnya bekas luka akan lebih merata dan lembut. Balut yang digunakan pada metode ini terbuat dari bahan yang elastis dan dapat dikombinasikan juga dengan lembar gel silikon. Balut tekan bisa digunakan di atas bekas luka selama 24 jam sehari, selama 6 bulan hingga 12 bulan.

Selain Beragam Cara Untuk Menghilangkan Bekas Luka di atas, Anda juga bisa menghilangkan bekas luka dengan cara operasi. Namun, cara operasi cenderung akan menimbulkan luka baru. Metode medis apa pun yang Anda pilih untuk menghilangkan bekas luka, yang terpenting adalah pastikan bahwa Anda sudah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Baca Juga :

Hati-Hati, Produk Make Up Ada Masa Kedaluwarsa

Bahan Alami Yang Ampuh Menghilangkan Komedo

Bagaimana Cara Menghilangkan Flek Hitam Bekas Jerawat?